<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2465082609308673864</id><updated>2012-02-17T03:19:17.666+07:00</updated><category term='Dari Sisi Aku'/><category term='Nulis Aja'/><category term='Coretan Lampau'/><category term='Tentang-Mu'/><category term='Kutipan'/><category term='Curhat'/><category term='Karya'/><title type='text'>It's My World</title><subtitle type='html'>Blog ini berisi kumpulan tulisannya sendiri, 
dan juga tulisan-tulisan lainnya 
yang turut mewarnai dunia si pemilik blog. 
Selamat datang dan selamat menikmati dunianya... :)</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://vvlia.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Vina Venylia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17104101850811917475</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/S6i8WM2x02I/AAAAAAAAAAM/npzmR6O3YMs/S220/poto.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>41</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2465082609308673864.post-8551820616138995859</id><published>2011-11-27T00:10:00.002+07:00</published><updated>2011-11-27T00:18:31.684+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Coretan Lampau'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tentang-Mu'/><title type='text'>Repost - Mana Berani Aku Mengeluh!</title><content type='html'>Sesungguhnya ingin kusampaikan sejuta keluhku&lt;br /&gt;Tapi aku tak berani!&lt;br /&gt;Aku ingat kasih setiaNya dalam hidupku, mana berani aku terus meminta dan meminta sambil mengeluh!&lt;br /&gt;Satu banding sejuta...perbandingan ’hal-hal malang’ dan kebaikan yang aku alami karena Dia...masa kan aku masih mau mengeluh dan melupakan hal baik yang terus dilakukanNya padaku!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayub memiliki keluh kesah satu kitab. Saat ia mengalami pencobaan berat. Saat ia dihakimi oleh teman-temannya. Padahal sejatinya, ia tidak sepatutnya dihakimi. Ia tetap takut sama Tuhan, bahkan dalam keluh kesahnya. Hal ini tercermin sampai akhir pencobaannya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daud dapat menulis mazmur-mazmur indah. Bahkan dalam pelarian dan masa-masa kesesakan, mazmur termanis dapat keluar darinya. Menginspirasi!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasul Paulus menulis berbagai pengajaran untuk jemaat-jemaat Allah. Pengajaran tentang kebenaran. Pengajaran yang menguatkan. Walaupun ada duri dalam dagingnya. Walaupun hidup perjalanannya mengiring Tuhan tidaklah mulus. Mampu melompat tinggi dari tingkat seorang yang menentang Kristus menjadi radikal bagi Kristus. Radikal sampai akhir hidupnya. Setia sampai akhir!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin memiliki sedikit saja.....keberanian Ayub berkeluh kesah, kemampuan Daud menuliskan mazmurnya bagi Tuhan dalam keadaan apapun, dan kesetiaan serta keradikalan Paulus dalam perjalanannya mengikut Tuhan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak sedikit...tapi juga tidak sangat banyak, yang berani dan dapat aku tuangkan dalam tulisan-tulisan saat fisikku lemah...&lt;br /&gt;Aku ingin membagi berkat, bukan berbagi kesakitan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi alangkah inginnya aku mencurahkan seluruhnya...sampai aku sendiri, dan kamu-kamu sadar dan teringat lagi akan segala kasih karunia Tuhan dalam tiap detail kehidupan...&lt;br /&gt;Bahwa orang yang merasa miskin adalah orang yang sangat tidak bersyukur!! Kita tidak perlu menjadi kaya raya untuk bisa bersyukur. Dan sebaliknya, kita tidak perlu kehilangan harta benda dan kekayaan untuk merasa miskin. Semuanya cuma tergantung dari sikap hati kita. Apa hati kita tetap mau bersyukur dalam segala sesuatu atau tidak! Dan apa kita mampu menilik lebih dalam, bahwa hidup kita pun merupakan suatu kekayaan yang Tuhan kasih buat kita. Saat kita masih bernafas, saat itulah kita masih kaya!! Kaya akan kemurahan dan anugerah Tuhan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya saat mata masih bisa melihat, kita masih kaya. Bayangkan orang yang tak bisa melihat. Bayangkan orang yang matanya selalu perih dan iritasi. Melihat sesuatu seperti siksaan... Tapi orang yang memiliki mata sehat, menganggap kesehatan matanya itu hal sepele. Memang sepatutnya seperti itu. Hei, kita lupa, mata sehat yang dapat dengan normal dan baik melihat ke sekeliling, melihat awan di langit, bintang pada malam hari, dan bertatapan dengan keluarga dan orang-orang yang kita kasihi, itu adalah anugerah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga saat kaki pun masih menjadi anggota tubuh yang berfungsi dan terstruktur rapi, kita masih kaya. Setiap saat kita bisa berjalan, berlari, melompat, berkendaraan, main bola, main sepeda, berolahraga, atau mungkin mengangkat kaki ke kursi dengan mudahnya, saat itu kita juga masih kaya. Dan itu mahal banget harganya. Ga ternilai sama sekali! Bayangkan orang-orang yang tulang kakinya patah, retak, atau kakinya bengkak, lumpuh, terlebih lagi tidak punya kaki. Apa namanya? Oh ya, cacat!&lt;br /&gt;Setelah kakiku bermasalah belakangan ini, aku terus semakin menyadari kekayaan-kekayaan yang aku punya, karena setiap anggota tubuhku masih berfungsi dengan amat baik selama ini. Dan alangkah jarangnya aku mengucap syukur untuk semuanya itu. Satu per satu. Secara detail. Berlebihan? Ga sama sekali. Karena saat satu aja anggota tubuh kehilangan fungsinya atau tidak bisa berfungsi sebagaimana adanya, baru kita tahu bahwa setiap anggota tubuh kita itu penting! Memiliki keutuhan itu kekayaan. Kesehatan itu pun kekayaan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pernah mengalami masa-masa kejayaan, secara materi *ga berarti kaya raya lohh, maksudnya semua berkecukupan dan malah bisa berlebih*. Semua mudah tercapai. Keinginan mudah didapatkan. Pun disaat itu selalu saja ada yang kurang. Ternyata materi melimpah ga bisa membeli kebahagiaan dan kepuasan. Yang ada ego semakin lebar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku juga pernah mengalami masa penuh kekurangan. Tapi sebenarnya tidak kekurangan materi sih, selalu bisa berkecukupan. Pas banget. Tak berlebih. Untuk kebutuhan, bukan keinginan. Pernah tuh merasakan selama berbulan-bulan ga pernah makan di luar, jalan-jalan ke mall *takut kecantol beli sesuatu*, nonton bioskop...ga ada deh yang namanya enak-enak, sekedar refreshing yang mengeluarkan biaya. Tapi saat itu, kekurangan materi, aku mendapat limpahan berkat Tuhan untuk selalu cukup. Aku menyebutnya masa padang gurun. Ga bisa berharap sama apa pun: sama rekening di bank, pendapatan, apalagi orang lain. Cuma bisa berharap sama Tuhan. Masa-masa penuh tanda tanya. Masa-masa gersang. Juga masa-masa belajar untuk percaya sama Tuhan secara penuh. Masa-masa untuk menengadah dan berharap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang paling nyesekkin, ternyata kalau sakit fisik! Itu lebih ga enak dibanding miskin harta. Waktu miskin harta, aku masih punya kesehatan dan anggota tubuh yang utuh, tak kekurangan suatu apapun. Tinggal bagaimana aku bisa menggunakannya dengan bijak untuk mencari sesuap nasi! Sedangkan kalau sakit fisik, sesuatu yang paling menguras tenaga-pikiran-perhatian dan membuatku tak bisa berkutik! Tapi aku yakin, proses kesembuhan sedang dan terus berlangsung. Sempurna!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata semuanya pasti berlalu. Ga ada yang abadi. Kejayaan ga abadi. Kekurangan ga abadi. Penderitaan ga abadi. Bahkan sakit penyakit pun ga akan abadi... Yang kurasakan dan kuketahui paling abadi cuma kasihnya Tuhanku. Dalam keadaan apapun, Dia selalu ada. Dalam masa kejayaanku, Dia ada. Dalam masa kesesakanku, Dia ada. Bahkan saat ada di batas kekuatan manusiaku, kasihNya tetap ada untuk memberi aku kekuatan menghadapi apapun! Thank You, Lord...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan saat ini, aku terus belajar... Berjalan bukan karena melihat, tapi karena iman!!&lt;br /&gt;Aku bisa terus bertahan, bukan karena melihat keadaanku sekarang yang justru bisa semakin melemahkanku, bukan juga karena kekuatanku sendiri *mana sanggup sendirian aku, kalau dalam keadaan sakit gini masih juga bisa kerja dan kuliah*... Tapi aku bisa bertahan karena iman. Iman adalah landasan hidupku sekarang untuk menantikan kesembuhanku. Iman adalah harapanku untuk melihat bahwa aku bisa berjalan normal lagi, lari, lompat, bahkan bawa motor lagi!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Pelajaran yang kudapat:&lt;br /&gt;Satu: Aku ga bisa melihat kasat mata ke tulang-tulang kakiku, tapi Tuhan sanggup menembus sampai ke dalam tulang-tulangku. Dia Penciptaku kok! Dia yang membentuk aku dari tidak berupa apa-apa sampai bisa punya tulang, daging, kulit, dan jadilah aku: manusia – ciptaanNya yang baik dan utuh. Masa kan tulang retak aja sulit direkatkan seperti sediakala lagi!! (teringat pada manusia pertama. Tuhan membuat Adam tertidur dan mengambil satu tulang rusuknya dan menciptakan Hawa. Masa kan Tuhan yang sama tak mampu melakukannya lagi. Tentu saja Dia bisa. Saat aku tidur di malam hari, Dia bisa merekatkan tulangku lagi. Atau lebih dahsyat lagi, Dia bisa mengganti tulangku yang retak dan disusunNya lagi tulang yang baru, yang lebih kuat dan sehat... Aku percaya Engkau bisa kok, Tuhan... Bahkan lebih lagi dari yang dapat aku bayangkan!!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua: Bukanlah masalah besar kalo kakiku sakit, toh jiwa dan hatiku tetap sehat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga: Ternyata jarak antara keterbatasan manusia dan ketidakterbatasan Tuhan adalah iman!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Empat: Batas yang membedakan ’iman kepada Tuhan’ dengan ’kemampuan manusia’ adalah kemustahilan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lima: Segala sesuatu di sekitar kita tidaklah semakin baik, tapi kasih Tuhan selalu lebih nyata dalam hidupku, apapun yang terjadi!&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Catatan Penulis:&lt;br /&gt;Tulisan ini dibuat tanggal 3 Maret 2010, saat tulang kakiku masih juga retak akibat jatuh dari motor...&lt;br /&gt;Aku baru bisa menggunakan kaki dengan lancar setelah 2,5 bulan sejak aku jatuh tgl 7 Febuari 2010...sampai sekarang, kejadian ini merupakan pengalaman berharga dan tetap indah bersama Tuhan :) apalagi melihat sekarang semuanya tetap baik..tak ada masalah dengan kakiku dan keseharianku dalam berkendaraan...ALL IS WELL...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ps. Mampir juga yukk ke tulisan pertamaku saat aku baru 2 hari jatuh dari motor di postingan di bawah ini...Semoga memberkati :)&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2465082609308673864-8551820616138995859?l=vvlia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vvlia.blogspot.com/feeds/8551820616138995859/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2011/11/repost-mana-berani-aku-mengeluh.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/8551820616138995859'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/8551820616138995859'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2011/11/repost-mana-berani-aku-mengeluh.html' title='Repost - Mana Berani Aku Mengeluh!'/><author><name>Vina Venylia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17104101850811917475</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/S6i8WM2x02I/AAAAAAAAAAM/npzmR6O3YMs/S220/poto.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2465082609308673864.post-5300206180160610315</id><published>2011-11-27T00:05:00.000+07:00</published><updated>2011-11-27T00:05:34.417+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Coretan Lampau'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tentang-Mu'/><title type='text'>Repost - Precious Moment</title><content type='html'>[Part One]&lt;br /&gt;Pertama-tama…&lt;br /&gt;Ia menegurku lewat semilir angin berhembus,&lt;br /&gt;aku tak menyadarinya.&lt;br /&gt;Ia menegurku lewat gemericik hujan gerimis,&lt;br /&gt;aku tak menyadarinya.&lt;br /&gt;Ia menegurku lewat sinar matahari yang bersinar malu-malu,&lt;br /&gt;Aku tak menyadarinya juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu...&lt;br /&gt;Ia memberikan angin badai,&lt;br /&gt;aku masih belum sadar.&lt;br /&gt;Ia memberikan curahan hujan lebat,&lt;br /&gt;aku masih belum sadar.&lt;br /&gt;Ia memberikan sengatan sinar matahari,&lt;br /&gt;Aku masih belum sadar juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi...&lt;br /&gt;Saat pijakanku goyah,&lt;br /&gt;Saat segala arah terlihat kabur,&lt;br /&gt;Saat aku mulai jatuh karena angin, hujan, dan matahari,&lt;br /&gt;Baru kusadari teguranNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Part Two]&lt;br /&gt;Malam itu, di sudut ruangan kamarku, aku duduk berselonjor,&lt;br /&gt;Tak dapat melipat kaki, apalagi bertopang dengan lutut.&lt;br /&gt;Aku bertanya padaNya, “Pesan apa dariMu kali ini?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diam…&lt;br /&gt;Hening…&lt;br /&gt;Aku mulai bicara lagi…&lt;br /&gt;Aku minta maaf atas kesibukanku...&lt;br /&gt;Aku salah prioritas,&lt;br /&gt;Aku telah melupakan yang terpenting...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Apa itu saja?”&lt;br /&gt;Ia mulai bersuara. Bisikan nuraniku.&lt;br /&gt;Tempat Ia sepenuhnya ada...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku diam lagi...&lt;br /&gt;Dan aku mulai tersedu-sedu...&lt;br /&gt;Benar-benar sedu sedan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan... Bukan karena menahan sakit di kakiku,&lt;br /&gt;Bukan pula karena sakit di badanku...&lt;br /&gt;Tapi karena Dia...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba gambar pengorbananNya melintas di benakku&lt;br /&gt;Aku mengingat itu...&lt;br /&gt;Aku....terharu!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KASIH&lt;br /&gt;Kata itu yang terlintas…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku merasa dikasihi...&lt;br /&gt;Kasih yang sangat besar...dan pengorbanan itu buktinya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagipula...&lt;br /&gt;Cedera kakiku tak sebanding dengan pengorbananNya...&lt;br /&gt;Ia dicambuk...dimahkotai duri...lambung ditikam...telapak tangan dan kaki dipaku...&lt;br /&gt;Darah bercucuran di sekujur tubuhNya...&lt;br /&gt;Aku? Darah satu tetes pun tak ada!&lt;br /&gt;Bodohnya aku melupakan kalo bilurNya sanggup menyembuhkan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Part Three]&lt;br /&gt;Tumpah air di mataku tak kunjung henti...&lt;br /&gt;Saat kusadar tentang kasihNya&lt;br /&gt;dan juga kebodohanku!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengeluh sakit...yang padahal sudah dirasakanNya...&lt;br /&gt;Apa sih yang belum Dia tanggung?&lt;br /&gt;Ditolak sudah...dikhianati sudah...ditinggalkan yang terkasih sudah...disakiti fisik sudah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mau dan rela menanggung sesuatu yang seharusnya tak menjadi bagian dari kesempurnaan diriNya&lt;br /&gt;Dia dengan segenap hati-tubuh-jiwa-roh, dan dengan segenap keberadaanNya, mau menanggung salib seluruh yang dikasihiNya, yang belum tentu bisa dengan sekedar menerima kasihNya saja...&lt;br /&gt;Dan cuma satu dasar dari semua yang dilakukanNya...&lt;br /&gt;KASIH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Penutup]&lt;br /&gt;I just wanna say ”Thanx God for everything”...&lt;br /&gt;-Mengucap syukur saat aku bahagia dan hidupku nyaman *biasa-biasa aja*, itu semudah membalikkan telapak tangan. Tapi aku mau belajar untuk bisa mengucap syukur dalam hal yang menurutku sebenarnya “tidak baik/buruk”, karena sebenarnya ada pesan dan rancangan damai sejahtera untukku di dalamnya-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Catatan Penulis:&lt;br /&gt;Dibuat tanggal 9 Februari 2010, saat tulang kakiku retak akibat jatuh dari motor...&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2465082609308673864-5300206180160610315?l=vvlia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vvlia.blogspot.com/feeds/5300206180160610315/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2011/11/repost-precious-moment.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/5300206180160610315'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/5300206180160610315'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2011/11/repost-precious-moment.html' title='Repost - Precious Moment'/><author><name>Vina Venylia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17104101850811917475</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/S6i8WM2x02I/AAAAAAAAAAM/npzmR6O3YMs/S220/poto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2465082609308673864.post-4260918584906670747</id><published>2011-11-12T22:19:00.000+07:00</published><updated>2011-11-12T22:19:04.779+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tentang-Mu'/><title type='text'>Hubungkan "CINTA" dengan Yesus dan Pengorbanan-Nya</title><content type='html'>Bagaimana seharusnya cinta dideskripsikan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Aku nyaman bersamanya&lt;br /&gt;Dia mempunyai banyak karakter baik dan aku mencintainya&lt;br /&gt;Aku tak pernah merasakan ini sebelumnya. Ini rasa yang berbeda.&lt;br /&gt;Aku telah mengenalnya dan aku siap menerima dia apa adanya&lt;br /&gt;Aku diterima olehnya sebagaimana adanya aku&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang jauh lebih baik, mungkin?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku beri dua kata untuk mendeskripsikan cinta.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;YESUS dan PENGORBANAN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Yesus inkarnasi menjadi manusia, Ia-lah satu-satunya manusia yang tak pernah berdosa. Dalam rupa manusia-Nya, Ia memberikan teladan yang nyata untuk menjadi seorang manusia. Ia hidup benar, kudus, dan intim dengan Bapa.&lt;br /&gt;Setiap perkataan, perbuatan, dan mujizat yang dilakukan-Nya adalah kehendak Bapa yang dinyatakan dalam diri seorang manusia yang utuh, yaitu Yesus.&lt;br /&gt;Ia sepenuhnya manusia. 100%!! Namun, dalam kehidupan manusia-Nya, Ia sepenuhnya bergantung kepada Bapa. Fokus-Nya hanya kepada Bapa. Dan Ia tak pernah berpaling dari fokus-Nya, sehingga tak pernah Ia berbuat dosa. &lt;br /&gt;Ada faedahnya bagi kita saat ini? Ya, ada...&lt;br /&gt;Seseorang yang hidupnya intim dengan Bapa dan mengejar kebenaran-Nya, akan berdampak bagi orang lain. Ujung pakaian kita pun akan dapat melakukan perkara besar, seperti jubah Yesus yang menyembuhkan seorang wanita yang sakit pendarahan 14 tahun! Bukan tidak mungkin, perkataan bahkan hanya dengan senyuman kita, akan ada orang yang diselamatkan!&lt;br /&gt;Kedengaran tidak mungkin? Mungkin ya... sedikit ekstrim, aneh... Namun, &lt;i&gt;nothing’s impossible&lt;/i&gt;! Perkara-perkara yang pernah dilakukan-Nya, bahkan yang lebih besar dari itu, dapat dilakukan setiap anak-anak Allah yang sepenuhnya percaya kepada-Nya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puncak kehidupan-Nya sebagai manusia seperti yang kita ketahui bersama, Ia mati di kayu salib! Ia berdosa? Tidak! Dalam kemanusiaan-Nya yang 100%, tak pernah sekalipun Ia berbuat dosa. &lt;br /&gt;Kita tahu pasti bahwa Ia mati untuk kita. Ia berkorban karena kita.&lt;br /&gt;Ada alasan yang lebih masuk akal mengapa Ia mau melakukan ini, selain karena cinta?&lt;br /&gt;Dan ada pribadi yang bisa lebih baik melakukan bukti cintanya selain Dia?&lt;br /&gt;Kurasa tidak!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, tepatlah bila cinta dideskripsikan dengan YESUS, Sang Empunya cinta sejati, yang takkan pernah berubah cinta-Nya bagi kita dan PENGORBANAN karya salib-Nya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Aku teringat pada satu perkataan temanku yang luar biasa menusuk...&lt;br /&gt;Bila seseorang seringkali DENGAN SADAR / SENGAJA melakukan dosa, Ia telah menginjak-injak dan meremehkan salib Kristus!&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2465082609308673864-4260918584906670747?l=vvlia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vvlia.blogspot.com/feeds/4260918584906670747/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2011/11/hubungkan-cinta-dengan-yesus-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/4260918584906670747'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/4260918584906670747'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2011/11/hubungkan-cinta-dengan-yesus-dan.html' title='Hubungkan &quot;CINTA&quot; dengan Yesus dan Pengorbanan-Nya'/><author><name>Vina Venylia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17104101850811917475</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/S6i8WM2x02I/AAAAAAAAAAM/npzmR6O3YMs/S220/poto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2465082609308673864.post-7991405138873700512</id><published>2011-11-12T22:12:00.002+07:00</published><updated>2011-11-12T22:12:49.605+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Coretan Lampau'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karya'/><title type='text'>Aku, Karena Kamu (2)</title><content type='html'>Sekarang aku perlahan berubah...&lt;br /&gt;Karena kamu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entahlah..aku sendiri tak mengerti!&lt;br /&gt;Ada sesuatu yang berbeda darimu..dibanding yang lainnya&lt;br /&gt;Ceritamu..bakatmu..harapanmu..mimpimu..motivasimu..bahkan kata-katamu...&lt;br /&gt;Membuatku berpikiran terbuka,&lt;br /&gt;mencoba menggantungkan harapan dan mimpi-mimpi,&lt;br /&gt;serta berusaha meraihnya...&lt;br /&gt;Di tengah ketidakpercayaan pada diri sendiri..atau mungkin kemustahilan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku beruntung mengenalmu!&lt;br /&gt;Sadar atau tidak..&lt;br /&gt;Kau inspirator nyata yang kukenal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagiku..ini sudah lebih dari cukup!&lt;br /&gt;Dan di waktu ini..aku ingin mengucapkan terima kasih padamu *tulus lohh*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Catatan Penulis:&lt;br /&gt;Tulisan ini dibuat tahun 2006 untuk sahabat terbaikku :)&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2465082609308673864-7991405138873700512?l=vvlia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vvlia.blogspot.com/feeds/7991405138873700512/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2011/11/aku-karena-kamu-2.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/7991405138873700512'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/7991405138873700512'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2011/11/aku-karena-kamu-2.html' title='Aku, Karena Kamu (2)'/><author><name>Vina Venylia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17104101850811917475</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/S6i8WM2x02I/AAAAAAAAAAM/npzmR6O3YMs/S220/poto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2465082609308673864.post-6266654288579567227</id><published>2011-11-12T22:11:00.000+07:00</published><updated>2011-11-12T22:11:33.834+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Coretan Lampau'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karya'/><title type='text'>Aku, Karena Kamu (1)</title><content type='html'>Hidup terasa membosankan,&lt;br /&gt;tak berarti dan kesepian,&lt;br /&gt;bahkan tak berpengharapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sendiri merasa sendiri,&lt;br /&gt;hampa dan tak berguna,&lt;br /&gt;bahkan terlupakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku seolah parasit,&lt;br /&gt;yang hanya dipandang sebelah mata,&lt;br /&gt;bahkan kehadirannya pun tak diharapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang, aku pun terlupakan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hampir menyerah!&lt;br /&gt;Hidupku bagai abu yang habis dibakar,&lt;br /&gt;tidak punya cinta..harapan..mimpi..cita-cita!&lt;br /&gt;Aku tidak punya segalanya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin aku berhasil mengelabui dunia:&lt;br /&gt;Aku bahagia&lt;br /&gt;Aku kuat&lt;br /&gt;Aku tegar&lt;br /&gt;Dan aku lebih baik dari mereka!&lt;br /&gt;Tapi kenyataannya...??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Catatan Penulis:&lt;br /&gt;Tulisan ini dibuat tahun 2006 untuk sahabat terbaikku :)&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2465082609308673864-6266654288579567227?l=vvlia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vvlia.blogspot.com/feeds/6266654288579567227/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2011/11/aku-karena-kamu-1.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/6266654288579567227'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/6266654288579567227'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2011/11/aku-karena-kamu-1.html' title='Aku, Karena Kamu (1)'/><author><name>Vina Venylia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17104101850811917475</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/S6i8WM2x02I/AAAAAAAAAAM/npzmR6O3YMs/S220/poto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2465082609308673864.post-5606216924110117460</id><published>2011-11-10T21:46:00.000+07:00</published><updated>2011-11-10T21:46:51.189+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dari Sisi Aku'/><title type='text'>Orientasi</title><content type='html'>Hari ini aku dapat dua pelajaran…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, aku belajar dari &lt;i&gt;study tour&lt;/i&gt; (orientasi) hari ini di pabrik Cimanggis dan Cikarang. Di sana aku lihat proses-proses pembuatan produk TOA, amplifier, speaker, megaphone, mic. Bagaimana sebuah bahan yang simpel-simpel dan satuan, bisa diolah sedemikian rupa oleh tenaga mesin dan manusia menjadi produk jadi yang bisa dijual dan digunakan banyak orang. Bener-bener ga nyampe deh otaknya kalo mikirin tentang cara kerjanya benda-benda elektrik gitu sebenernya sampai bisa jadi berguna dan dipakai banyak orang sesuai fungsinya masing-masing. Tapi ya sudahlah, bukan itu yang mau dibahas :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang menarik adalah pelajaran tentang kehidupan yang diperoleh setelah jalan-jalan tadi. Dapet sih SEDIKIT pengetahuan tentang pembuatan produk-produk TOA, tapi lebih dapet lagi pembelajaran pribadinya… Dari sana, aku diingatkan kembali, setelah beberapa lama cukup lupa ingatan tentang hal ini, yaitu: &lt;b&gt;UNTUK MENGHASILKAN SESUATU, PERLU PROSES… UNTUK MENJADI BERGUNA, PERLU BAYAR HARGA&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Umm, seperti yang disampaikan sebelumnya, aku pribadi, mungkin juga beberapa dari orang kebanyakan, sudah terbiasa dan ingin segala sesuatu yang instan. Kita cukup lupa ingatan kalo proses itu tetap diperlukan untuk menghasilkan sesuatu yang berguna dan berkualitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ga usah jauh-jauh. Beberapa waktu ini, selama pengerjaan awal skripsi, aku selalu bilang kalo aku maunya skripsinya di-&lt;i&gt;skip&lt;/i&gt; saja dan langsung wisuda, hahaa… &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi sekarang harus merubah paradigma nih… kalo mau menghasilkan sesuatu, kalo mau menjadi sesuatu sebenarnya ga bisa instan. Segala sesuatu pasti diproses. Dibentuk dulu awalnya, kudu lewat uji-menguji dulu, kudu bayar harga dulu barulah bisa menjadi sesosok yang berguna dan berkualitas. Enak?? Tentu ga! Namanya proses sih sejujurnya ga ada yang enak pas kita hadapinnya. Tapi kalo ke depannya ternyata membawa kebaikan, kenapa harus menolak proses… Hadapin aja, semua pasti akan berlalu. Ga ada yang abadi kan… Proses pasti berakhir, ujian pasti berakhir, kesedihan pasti berakhir, kebahagiaan pun bisa berakhir…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Next&lt;/i&gt;, pelajaran kedua adalah tentang Ayub. Hari ini adalah hari pertama grup &lt;i&gt;Beauty and Wise&lt;/i&gt; baca kitab Ayub pasal 1. Sekedar informasi, grup &lt;i&gt;Beauty and Wise&lt;/i&gt; adalah sebuah grup yang beranggotakan cewek semua yang memiliki kerinduan buat lebih intim lagi sama Bapa biar bisa cantik luar-dalam, makin bijak dan berhikmat. Caranya, dengan membaca Alkitab setiap hari 1 pasal. &lt;i&gt;Beauty and Wise&lt;/i&gt; adalah &lt;i&gt;Blackberry Group&lt;/i&gt;. Dulu waktu aku masih punya BB, aku masuk grup ini juga. Tapi setelah sekarang ga pake BB, jadinya hanya mengikuti jejak grup ini. Di grup lagi baca kitab apa, aku pun ikut baca pula. Ga mau ketinggalan ceritanya, biarpun udah ga punya BB (^-^)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa sih yang menarik dari Ayub??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Ayub pasal 1 ini, aku menemukan beberapa hal yang luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, Ayub adalah seorang yang saleh dan jujur, takut akan Tuhan dan menjauhi kejahatan, serta diberkati sehingga menjadi orang terkaya dari semua orang di sebelah timur. Yang menarik perkataan ini bukan cuma sebagai ayat pembuka di ayat 1-3, tapi bahkan &lt;b&gt;TUHAN SENDIRI YANG MEMUJI AYUB DI DEPAN IBLIS&lt;/b&gt; (lihat ayat 8). Hebat yaa, seorang Ayub dipuji oleh Tuhan sendiri, di hadapan iblis yang abis keliling dunia lihat-lihat keadaan! Kredibilitas Ayub diakui!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, iblis dikasih ijin sama Tuhan buat mencobai Ayub asalkan tidak mengapa-apakan diri Ayub. Lalu tanpa tanggung-tanggung, iblis langsung habisin semuanya secara beruntun pada hari yang sama. Orang-orang pada laporan secara bergantian dan beruntun bahwa harta ternaknya habis semua, bahkan berita terakhir yang diterimanya adalah kematian ke-10 anaknya! Wow, kalo di posisi kayak Ayub gimana yaa?? Udah saleh, jujur, takut Tuhan, ga buat jahat di hadapan Tuhan, ehh malahan dihabisin harta benda dan permata-permata hatinya alias anak-anaknya. Sekaligus semuanya habis. Ga tanggung-tanggung, ga pake besok-besok hari, semuanya langsung lenyap seketika!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang tentunya sangat luar biasa adalah respon dari seorang Ayub: ia mengoyakkan jubah dan mencukur kepalanya (tanda rapatan/dukacita) dan kemudian sujud di hadapan Tuhan: “Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN YANG MEMBERI, TUHAN YANG MENGAMBIL, TERPUJILAH NAMA TUHAN! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara manusia, Ayub pasti hancur hati. Ia pria. Semua orang tau kesalehan dan kecintaannya pada Tuhan. Ia orang terkaya di daerahnya… dan sekarang, tiba-tiba, sekejap mata, semuanya habis, lenyap, ga bersisa lagi. Apa yang akan dibicarakan orang padanya??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo zaman sekarang, asumsikan si Ayub itu punya mobil mewah 5, punya rumah dan apartemen lebih dari 2, punya anak 10. Lalu saat ia lagi di rumah, ada orang datang dan kasih tau mobil mewahnya dicuri, rumah dan apartemennya kebakaran, ke-10 anaknya mati. Apa ga jantungan yaa si pemilik harta berlimpah ruah itu??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi yang luar biasa, tepat setelah kejadian itu, Ayub sama sekali ga berdosa dengan mulutnya. Ia tidak memilih respon yang salah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau belajar dari Ayub?? Mauuu!!!&lt;br /&gt;Mau punya kejadian sama kayak Ayub biar bisa tau persis kondisi Ayub saat itu dan bagaimana perasaan hatinya saat ia mampu memilih respon yang tepat?? &lt;i&gt;Haizz&lt;/i&gt;…nanti dulu deh, Tuhan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berita gembiranya, Tuhan tau persis kondisi setiap kita. Dia ga mungkin kasih kita hal yang serupa dengan Ayub kalo Dia tau kita ga mungkin bisa melewatinya. &lt;br /&gt;Tapi yang perlu diingat, seperti pelajaran pertama tadi, namanya proses tetap diperlukan dalam hidup. Kalo ga, ga bakal seseorang bisa menjadi lebih baik. Yang namanya ujian perlu kan untuk kenaikan kelas/semester. &lt;i&gt;So&lt;/i&gt;, siap-siap menghadapi ujian-ujian buat kenaikan tingkat iman kita. Bersama Yesus, kita pasti bisa melewatinya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2465082609308673864-5606216924110117460?l=vvlia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vvlia.blogspot.com/feeds/5606216924110117460/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2011/11/orientasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/5606216924110117460'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/5606216924110117460'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2011/11/orientasi.html' title='Orientasi'/><author><name>Vina Venylia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17104101850811917475</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/S6i8WM2x02I/AAAAAAAAAAM/npzmR6O3YMs/S220/poto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2465082609308673864.post-4583098589435014225</id><published>2011-11-10T21:37:00.000+07:00</published><updated>2011-11-10T21:37:00.987+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Coretan Lampau'/><title type='text'>Malam Itu</title><content type='html'>Gemerlap malam seakan lenyap!&lt;br /&gt;Saat ia menjadi saksi bisu...&lt;br /&gt;Sesosok manusia tak bernyawa&lt;br /&gt;Yang ditangisi oleh orang-orang yang tak rela akan kepergiannya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahh...manusia selalu saja begitu!&lt;br /&gt;Bukankah sudah kodratnya...&lt;br /&gt;Bahwa semua yang hidup kelak akan mati!&lt;br /&gt;Walau bayang-bayang takut kehilangan orang yang dicintai selalu menusuk hati!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Catatan Penulis:&lt;br /&gt;Tulisan ini dibuat tahun 2006, saat ajal menjemput salah satu saudara sepupuku&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2465082609308673864-4583098589435014225?l=vvlia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vvlia.blogspot.com/feeds/4583098589435014225/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2011/11/malam-itu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/4583098589435014225'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/4583098589435014225'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2011/11/malam-itu.html' title='Malam Itu'/><author><name>Vina Venylia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17104101850811917475</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/S6i8WM2x02I/AAAAAAAAAAM/npzmR6O3YMs/S220/poto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2465082609308673864.post-2454086379974508919</id><published>2011-11-10T21:33:00.000+07:00</published><updated>2011-11-10T21:33:10.382+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Coretan Lampau'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karya'/><title type='text'>Kesempatan</title><content type='html'>Sekali lagi aku sadar...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Roda kehidupan akan selalu berputar&lt;br /&gt;Kadang di atas...terkadang di bawah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap hal ada waktunya...&lt;br /&gt;Ada waktu untuk menangis...ada waktu untuk tertawa&lt;br /&gt;Ada waktu untuk hidup...ada waktu untuk meninggal&lt;br /&gt;Ada waktu untuk memulai...ada waktu untuk mengakhiri&lt;br /&gt;Ada awal...ada akhirnya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka...hargailah setiap kesempatan yang ada!&lt;br /&gt;Kesempatan itu sesungguhnya ada di setiap hembusan nafas kita...&lt;br /&gt;di setiap detik hidup kita!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunakan hidupmu dengan baik...&lt;br /&gt;Jangan sampai ada waktu menyesal yang terlalu banyak di dalamnya&lt;br /&gt;Selagi kesempatan itu masih menghampirimu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Catatan Penulis:&lt;br /&gt;Tulisan ini dibuat tahun 2006 - saat kematian salah satu sepupu&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2465082609308673864-2454086379974508919?l=vvlia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vvlia.blogspot.com/feeds/2454086379974508919/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2011/11/kesempatan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/2454086379974508919'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/2454086379974508919'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2011/11/kesempatan.html' title='Kesempatan'/><author><name>Vina Venylia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17104101850811917475</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/S6i8WM2x02I/AAAAAAAAAAM/npzmR6O3YMs/S220/poto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2465082609308673864.post-7357672494571066680</id><published>2011-11-09T22:35:00.001+07:00</published><updated>2011-11-09T22:35:58.045+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Coretan Lampau'/><title type='text'>DIA</title><content type='html'>Ketika dunia serasa sempit,&lt;br /&gt;Ketika hidup terasa sepi,&lt;br /&gt;Ketika harapan perlahan berjalan pergi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak tau harus bagaimana!&lt;br /&gt;Aku hanya diam,&lt;br /&gt;Dan tak berdaya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua pergi&lt;br /&gt;Semua hilang&lt;br /&gt;Semua hanya tinggal hampa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun aku tau...&lt;br /&gt;Saat itu... hanya DIA pribadi yang tau dan mengerti aku&lt;br /&gt;Hanya DIA yang bisa kupegang dan kupercaya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Catatan Penulis:&lt;br /&gt;Tulisan ini dibuat tgl 20 Mei 2007 © vina venylia&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2465082609308673864-7357672494571066680?l=vvlia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vvlia.blogspot.com/feeds/7357672494571066680/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2011/11/dia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/7357672494571066680'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/7357672494571066680'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2011/11/dia.html' title='DIA'/><author><name>Vina Venylia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17104101850811917475</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/S6i8WM2x02I/AAAAAAAAAAM/npzmR6O3YMs/S220/poto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2465082609308673864.post-7534183339202087460</id><published>2010-12-15T18:36:00.001+07:00</published><updated>2011-11-09T22:19:56.282+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dari Sisi Aku'/><title type='text'>Tamparan yang Mendidik</title><content type='html'>Rasa sakitnya masih terasa...sangat lekat dan intens!&lt;br /&gt;Tak ada bekas tangan di situ&lt;br /&gt;Tak ada tanda merah sama sekali&lt;br /&gt;Tak ada setitik pun yang kasat mata yang menunjukkan kalau aku sakit!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, cukup mampu membuatku sadar&lt;br /&gt;Sangat mampu membangunkanku dari pingsan panjang selama ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah sudah sejak kapan aku melupakan hal yang esensi...&lt;br /&gt;Aku lupa kalau aku telah diberi banyak&lt;br /&gt;Aku lupa menghitung berkat yang masih aku terima sampai detik ini&lt;br /&gt;Aku cuma melihat segumpal masalah besar yang menghantamku dan tak sanggup aku lalui&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja aku tak sanggup menahan gumpalan masalah itu!&lt;br /&gt;Ternyata aku sangat kurang bersyukur&lt;br /&gt;Ternyata aku lupa kalau aku tak selalu bisa hadapi semuanya dengan kekuatan sendiri&lt;br /&gt;Ternyata aku masih membutuhkan kekuatan di luar diriku sendiri&lt;br /&gt;Ternyata aku masih harus belajar banyak dalam hal bersyukur&lt;br /&gt;Dan ternyata dalam bersyukur pun aku telah memperoleh kekuatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih untuk 'tamparan keras' yang membuatku sadar kalau aku masih manusia yang punya seribu satu kekurangan dan kemampuanku dalam menghitung berkat sangatlah buruk&lt;br /&gt;Aku memang harus belajar dan belajar lagi...&lt;br /&gt;Walaupun sakit tapi itu mendidik...&lt;br /&gt;Terima kasih =)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2465082609308673864-7534183339202087460?l=vvlia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vvlia.blogspot.com/feeds/7534183339202087460/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/12/tamparan-yang-mendidik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/7534183339202087460'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/7534183339202087460'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/12/tamparan-yang-mendidik.html' title='Tamparan yang Mendidik'/><author><name>Vina Venylia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17104101850811917475</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/S6i8WM2x02I/AAAAAAAAAAM/npzmR6O3YMs/S220/poto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2465082609308673864.post-6627724726309264649</id><published>2010-08-10T23:29:00.003+07:00</published><updated>2011-11-09T22:13:52.241+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karya'/><title type='text'>Hidup (Tidak) Seperti Roda</title><content type='html'>“Tuhan, aku capek bangeettt! Aku lelah sama semuanya! Kenapa sih semua yang aku lakukan seolah nggak ada gunanya? Selama ini aku begitu yakin akan mencapai mimpi-mimpiku, tapi kenapa sekarang rasanya mimpi itu mustahil aku dapatkan? Aku tahu hidup itu seperti roda, kadang naik-kadang turun. Tapi kenapa SEKARANG sih rodanya turun ke bawah? Saat aku merasa satu langkah lagi mimpi itu terwujud, malah aku diterjunkan ke bawah tanpa aba-aba sama sekali? Engkau tahu kan, Tuhan... aku sudah berusaha, aku sudah berjuang, aku selalu melakukan yang terbaik yang aku bisa, aku selalu melibatkan Engkau di dalam segala yang aku lakukan... tapi kenapa malah aku dihempaskan seperti ini?”&lt;br /&gt;Aku tak mampu berkata-kata lagi. Air mata sudah membanjiri mataku tanpa bisa dibendung. Dan aku hanya membiarkannya mengalir keluar. Sepuas yang ia mau!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa sadar, isak tangis membawaku terlelap. Aku tertidur. Karena hari sudah malam. Karena aku pun lelah. Lelah menahan segala kekalutan, kekecewaan, dan keputusasaanku. Aku merasa lelah pada fisik, pikiran, perasaan, hati, dan hidupku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan paginya, aku bangun tidur dengan senyuman. Tidak seperti keadaanku semalam. Kali ini wajahku segar. Hatiku bersukacita. Dan aku memanjatkan doanya.&lt;br /&gt;”Tuhan, terima kasih. Aku siap melewati apapun. Aku siap menggapai mimpiku. Aku siap menuju puncak, tepat seperti pesan yang Engkau sampaikan semalam dalam mimpiku. Amin.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bergegas mengambil diary-nya. Aku ingin mencatat mimpiku semalam. Mumpung aku masih ingat dengan jelas mimpi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Dear diary,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasanya sudah lama banget deh aku nggak mimpi waktu tidur. Sudah lama banget tidurku nggak berbunga. Tapi semalam aku mimpi. Dan mimpiku itu membuatku senang sekali. Aku yakin tidak kebetulan mimpi itu menjadi bunga tidurku semalam. Aku yakin Tuhan sendirilah yang ingin menyampaikan pesan-Nya itu padaku. &lt;br /&gt;Thank you, God. You’re so great!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diary, semalam aku mimpi begini...&lt;br /&gt;Aku ada di sebuah taman yang indah sekali. Penuh dengan bunga-bunga kecil. Dan yang membuat taman itu  lebih  indah, semuanya serba warna biru muda. Dan aku sungguh-sungguh menyukainya. Aku masih ingat dengan jelas bentuk taman itu. Ohh, andai saja aku bisa punya atau setidaknya melihat secara nyata taman itu. Pasti tiap kali aku sedih, aku akan ke sana dan mungkin saja kesedihanku akan segera hilang!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaa, aku berada di taman itu sendirian. Berjalan-jalan mengitari taman itu sampai kelelahan dan akhirnya aku duduk di tengah-tengah taman itu. Terus tiba-tiba seorang kakek tua datang menghampiriku. Awalnya takut sih, ada orang asing yang tiba-tiba datang malah aku sendirian kan... tapi setelah lihat wajah dan dengar suaranya, waahhh teduh banget rasanya. Seperti seorang kakek tua yang berwibawa dan bijak banget!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia duduk di hadapanku. Aku cuma diam, dan dia mulai bicara...&lt;br /&gt;“Kakek ingin memberitahumu satu pelajaran, Nak. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Hidup itu tidaklah tepat dikatakan seperti roda yang berputar, kadang di atas, kadang di bawah. Tapi yang lebih tepat, hidup adalah sebuah perjalanan menuju puncak. Dan tentu kamu tahu, bahwa perjalanan menuju Puncak itu berliku-liku dan naik-turun. Seperti itulah hidupmu, Nak...&lt;/span&gt;”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kakek itu tersenyum simpul dan memegang bahuku, sebelum akhirnya ia berjalan lurus ke depan dan lenyap begitu saja. Tinggallah aku sendirian lagi di taman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku memikirkan ucapan kakek itu...&lt;br /&gt;Bisa dikatakan ucapannya itu tepat. Hidup tidaklah seperti roda, yang cuma naik dan turun. Dan memang begitulah siklus hidup roda. Hanya berputar-putar. Naik, lalu turun, lalu naik lagi, lalu turun lagi, begitu seterusnya... Hidup tidaklah sedangkal itu. Hanya naik-turun yang terjadi berulang. &lt;br /&gt;Aku menyukai filosofinya yang kedua. Hidup adalah perjalanan menuju puncak. Yaa, dalam perjalanan ke Puncak jalanannya bukanlah lurus menanjak, namun berliku-liku, banyak tikungannya, dan naik-turun. Satu hal yang patut diingat, walaupun berliku-liku dan naik-turun, namun perjalanan itu sesungguhnya menunjuk Puncak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu tahu diary, bunga tidurku semalam merupakan yang terbaik dari yang pernah ada selama ini!&lt;br /&gt;Mungkin saja kakek tua yang berwibawa dan bijak itu merupakan my Guardian Angel yang sengaja diutus Tuhan untukku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diary, aku mendapatkan pelajaran yang berharga banget...&lt;br /&gt;Dan hari ini aku berjanji, aku tidak akan berlarut-larut dalam kekecewaan dan putus asa. Aku mau bangkit. Karena perjalananku ini sedang turun, namun tujuanku tetaplah sama. Aku akan meraih mimpi-mimpiku. Aku ingin mencapai puncak itu!&lt;br /&gt;Dan aku yakin, aku bisa. Karena memang perjalananku sedang menuju ke sana. Dan yang pasti Tuhan besertaku. Buktinya, Dia mengingatkanku akan hal ini. Apalagi yang harus aku takutkan?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diary, aku harap kamu nggak akan pernah bosan jadi tempat curahan hatiku.&lt;br /&gt;Aku ingin kamu jadi saksi atas karya-karya Tuhan dalam hidupku, perkataan-perkataan-Nya buatku, dan kemenangan-kemenangan yang aku raih dalam meraih mimpi-mimpiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih yaa, Diary... &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menutup diary-ku. Tersenyum sukacita. Walaupun kesulitan yang baru masih akan menghadang di depanku. Karena aku tahu kesulitan itu kelak pasti akan berlalu dan ada sesuatu yang indah di akhirnya nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Vina Venylia-&lt;br /&gt;Inspired by Agnes Monica. Pencetus filosofi bahwa hidup tidak seperti roda, namun perjalanan menuju puncak.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2465082609308673864-6627724726309264649?l=vvlia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vvlia.blogspot.com/feeds/6627724726309264649/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/08/hidup-tidak-seperti-roda.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/6627724726309264649'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/6627724726309264649'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/08/hidup-tidak-seperti-roda.html' title='Hidup (Tidak) Seperti Roda'/><author><name>Vina Venylia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17104101850811917475</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/S6i8WM2x02I/AAAAAAAAAAM/npzmR6O3YMs/S220/poto.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2465082609308673864.post-6732704356385661982</id><published>2010-08-02T19:29:00.004+07:00</published><updated>2011-11-09T22:14:37.179+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dari Sisi Aku'/><title type='text'>Perjalanan Hidup</title><content type='html'>Kata orang, hidup adalah sebuah perjalanan… di mana perjalanan panjang itu akan berhenti pada satu titik. Di sini titik itu bernama kematian, sedangkan di sana bernama kekekalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, kadangkala asiknya perjalanan, yang melalui serangkaian jalan yang mulus, tawa, dan kenikmatan; membuatku kerapkali melupakan satu titik itu. Aku lupa bahwa suatu saat perjalanan ini akan berakhir. Aku lupa bahwa perjalanan ini takkan selamanya. Aku lupa bahwa seharusnyalah perjalanan ini mempunyai tujuan akhir. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai sekarang, aku akan mencoba untuk mengingat bahwa hidup pasti akan berakhir, dan terlebih lagi aku tidak tahu kapan titik akhir perjalananku itu akan tiba. Jadi, alangkah baiknya bila aku menggunakan setiap waktu di hidupku dengan sebaik-baiknya. Kata-kata klise yang sering kudengar, namun kali ini kuucapkan dengan kesungguhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuakui pula perjalanan hidupku tak selalu mulus. Walaupun aku suka mengharapkannya demikian. Yaa, aku berharap demikian bila aku lelah. Tanpa ingat bahwa bila perjalananku mulus-mulus saja, tentu takkan ada gunanya aku berjalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bersyukur kalau ternyata perjalanan hidupku penuh warna. &lt;br /&gt;Aku pernah hanya memutar-mutar padang gurun. Di sana, aku kepanasan dan kehausan. Tanpa tahu pasti arah dan langkah perjalananku. Aku berharap padang gurun itu lekas-lekas kulalui. Bukan hanya mendapatkan kepuasan fatamorgana, melainkan nyata. Karena kalau aku berlama-lama di padang gurun itu, bisa mati kehausan aku!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pernah pula melalui jalan-jalan yang tak tentu arah, banyak persimpangan, bahkan jalan buntu. Mataku tak dapat melihat jalan apapun yang harus kulalui di depan sana. Jalanku benar-benar buntu. Kau tahu apa yang kulakukan? Aku diam. Aku tak berharap balik lagi di jalanku sebelumnya. Jadi, bila tak tahu arah di depan, lebih baik aku berdiam diri. Menunggu petunjuk. Menunggu ada orang yang berbaik hati dan dapat memberikanku petunjuk untuk aku melanjutkan perjalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahu apa yang terjadi? Aku melihat jalanan setapak di depan sana. Ternyata ini bukan jalan buntu! Melainkan ada jalan setapak yang kecil dan sulit dilalui di depan sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang yang sepertinya kukenal berkata, ”Di depan ada jalan kecil. Memang kecil dan sulit. Saat kau melaluinya, bukan tak mungkin kau bisa terluka karena duri, batu, paku, dan apapun yang ada di sana. Namun, asal kau punya kemauan dan keyakinan bahwa kau akan dapat melaluinya, kau pasti bisa...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku melihat jalan setapak itu sekilas, lalu menatap Orang itu. Dengan ketidakyakinan, aku menjawabnya, ”Aku tidak berani, tapi aku mau. Aku mau melanjutkan perjalananku. Aku tidak mau kembali ke belakang. Aku tidak mau diam saja di sini, tidak beranjak kemanapun... Tapi aku tak berani...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang itu tersenyum dan berkata, ”Aku akan menemanimu. Kau tak perlu keberanian untuk melewati jalan kecil itu. Kau hanya perlu tekad yang kuat. Asal kau punya kemauan, kau pasti bisa... Aku tahu kau akan dapat melewati jalan itu. Aku sudah bisa melihatnya. Karena hanya sedikit orang yang dapat melihat jalan setapak itu. Tapi kau mampu melihatnya di tengah kebuntuan ini... Percayalah, selalu ada jalan di mana ada kemauan... Mari kita berjalan bersama...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang itu menggandeng tanganku dan kami bersama-sama melewati jalan yang sempit itu. Aku masih tetap sebagai aku yang tidak berani dan takut, hanya saja perkataan Orang itu membuatku yakin bahwa aku dapat mempercayai ucapannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Inspirasi dari lagu &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Selalu Ada Jalan – Franky Sihombing&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Selalu ada jalan saat seakan tiada jalan&lt;br /&gt;S’bab Tuhan ada di depanku, membuka jalan bagiku&lt;br /&gt;Selalu ada jalan di mana ada kemauan&lt;br /&gt;Biarlah kuhidup selalu di jalan yang Kau tunjukkan kepadaku&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2465082609308673864-6732704356385661982?l=vvlia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vvlia.blogspot.com/feeds/6732704356385661982/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/08/saat-jalan-di-depanmu-buntu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/6732704356385661982'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/6732704356385661982'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/08/saat-jalan-di-depanmu-buntu.html' title='Perjalanan Hidup'/><author><name>Vina Venylia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17104101850811917475</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/S6i8WM2x02I/AAAAAAAAAAM/npzmR6O3YMs/S220/poto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2465082609308673864.post-426218866807857752</id><published>2010-07-26T19:34:00.001+07:00</published><updated>2011-11-09T22:15:15.249+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tentang-Mu'/><title type='text'>Thank You, Lord</title><content type='html'>Di lubuk hatiku yang terdalam, yang kadangkala terlupa oleh seribu kesibukan dan sejuta masalah yang datang menghampiri, aku sungguh mengasihi-Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kehidupan yang penuh tanda tanya dan tumpahan air mata, aku tetap merasa bahwa Kau selalu baik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di balik bongkahan batu yang besar, selalu ada celah kecil yang menunjukkan kepedulian dan kasih-My, yang selalu mampu membuatku bersyukur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Thank You, Lord...&lt;br /&gt;You know how much I love You...till eternity!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2465082609308673864-426218866807857752?l=vvlia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vvlia.blogspot.com/feeds/426218866807857752/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/07/thank-you-lord.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/426218866807857752'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/426218866807857752'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/07/thank-you-lord.html' title='Thank You, Lord'/><author><name>Vina Venylia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17104101850811917475</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/S6i8WM2x02I/AAAAAAAAAAM/npzmR6O3YMs/S220/poto.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2465082609308673864.post-7573827292584916482</id><published>2010-07-08T17:25:00.004+07:00</published><updated>2011-11-09T22:26:01.854+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Curhat'/><title type='text'>Starting Chapters 21</title><content type='html'>Saat tangisan pertamaku di dunia ini tertumpah, bagian cerita hidupku baru akan dimulai. Terukir cerita dan kisah yang mengisi lembar demi lembar.&lt;br /&gt;Setiap bagiannya menceritakan tiap tahun perjalananku.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;And see&lt;/span&gt;, bab 21 akan segera dimulai! &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Very excited&lt;/span&gt;!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan hidupku tak hanya tentang aku dan aku.&lt;br /&gt;Di sana... di setiap bab-nya ada kisah orang-orang di sekelilingku yang turut andil dalam perjalananku.&lt;br /&gt;Dan tanpa mereka, satu per satu... setiap dari mereka... &lt;br /&gt;takkan terangkai sebuah cerita yang manis hingga kini.&lt;br /&gt;Di dalamnya ada tangis dan tawa, harap dan kecewa, jatuh dan bangun, gagal dan sukses, berbagi kasih dan kemarahan, persaingan, ambisi, putus asa, cinta, hasrat, persahabatan, dan warna-warni hidup lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak tokoh yang hadir dalam perjalanan kisahku. Ada yang cuma &lt;span style="font-style:italic;"&gt;numpang lewat&lt;/span&gt;, ada yang &lt;span style="font-style:italic;"&gt;just say hi&lt;/span&gt;, ada yang berkesan, ada yang kuharap tak pernah jumpa, ada pula yang kuharap akan tetap setia mengiringiku kisah hidupku sampai akhir nanti.&lt;br /&gt;Dan di catatanku ini, di akhir bab 20, akan ada jeda dari sang tokoh utama, yang sangat ingin mengucapkan terima kasih kepada beberapa tokoh yang cukup penting (karena ruang terbatas, hanya sedikit dari banyaknya tokoh yang kuucapkan terima kasih!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;I want to give a big thanks to my Mom and Dad. My Mom is my angel and my Dad is my hero. Without you, there’s no Vina Venylia in this world.&lt;/span&gt; Aku sangat-sangat ingin berterimakasih untuk teladan dan sifat kalian. Buat mamaku atas segala kesabarannya dalam menghadapi aku yang sangat sulit menjaga &lt;span style="font-style:italic;"&gt;mood&lt;/span&gt; dan emosi, juga atas ketersediaan mama mendengar segala curhatku dan yang tak segan pula &lt;span style="font-style:italic;"&gt;sharing&lt;/span&gt; sama aku. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;It’s mean a lot for me&lt;/span&gt;! Juga buat papaku atas kerja keras dan sikap pantang menyerahnya, yang sangat memacuku dalam setiap hal yang aku lakukan. Lihat, aku sangat mirip papa kan? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;I want to say thanks to my sister&lt;/span&gt;. Kita sering banget ribut, ngadu mulut, marah, emosi, tapi lucu banget ga sih, kalau kita selalu bisa baikan dengan mudah? Yaa, sifatku dan sifatmu sangat-sangat mirip, walau juga sangat berbeda!! Dua bersaudara yang banyak orang bilang mirip bahkan kembar, dan selalu bisa tampil kompak dan bareng-bareng dalam setiap kesempatan. Jangan jenuh-jenuh yaa bareng-bareng terus. Siapa tahu ini takkan berlangsung selamanya, iya kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Thanks to my very best friend&lt;/span&gt;, Irwan. **?? Umm...bingung mau ngomong apa, hahaha...** &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Just want to say thanks because you always think that I’m a good person and a good friend for you. Hope our friendship will be forever and ever. Thanks for sharing. Thanks for inspiring me. And... Peace &lt;/span&gt;^^v&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Thanks to my best friend&lt;/span&gt;, Aida. *hmm... &lt;span style="font-style:italic;"&gt;speechless&lt;/span&gt;-lah ngomong tentang kamu mah, hehe :)*&lt;br /&gt;Aku percaya Kristus mampu mengubah hidup seseorang dengan atau tanpa campur tangan unsur manusia di dalamnya, kamu-lah buktinya! Kamu tahu ga, kamu banyak kasih masukan dan teladan *baik langsung dan ga langsung* buat aku. Kadang malah &lt;span style="font-style:italic;"&gt;nampar&lt;/span&gt; aku *kalau lihat bagaimana kamu bisa &lt;span style="font-style:italic;"&gt;happy &lt;/span&gt;dan bersyukur dalam situasi seburuk apapun...* Kamu udah sangat-sangat berubah dan jauh lebih dewasa, dewasa di dalam Tuhan terutama!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahh... makin dipikir mau &lt;span style="font-style:italic;"&gt;say thanks&lt;/span&gt; sama siapa saja, makin banyak nama-nama yang terlintas. &lt;br /&gt;Daripada sudah melintas di benakku namanya, tapi mubazir, jadi coba kusebutkan saja beberapa nama ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Thanks&lt;/span&gt; buat ci Yanti, Yoan, ci Natalia... teman seperjuangan di kantor... &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Dare to be different! Keep united and keep in touch!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Thanks&lt;/span&gt; buat Nia, Nani, Valen... teman kampusku yang selalu mau bareng-bareng dan ga ribet seperti teman-teman lainnya kalau mau ujian :)) &lt;span style="font-style:italic;"&gt;friend forever, gals&lt;/span&gt;...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Thanks&lt;/span&gt; buat Shenny... yang banyak melatihku tentang kesabaran dan pengharapan, hahaha... Sabar kalau sms aku ga dibales-bales dan belajar berharap kalau sekali-kali kamu yang sms duluan gituu, de =( &lt;span style="font-style:italic;"&gt;miss u&lt;/span&gt;!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Thanks&lt;/span&gt; buat Stefanie, Meilia, SinKos... teman-teman baikku di KY... Yang ga jadi-jadi ketemuan, padahal mauuu...!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Thanks&lt;/span&gt; buat ci Dian Oktavia... teman, cici, sahabat, pembina terbaik aku =)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Thanks&lt;/span&gt; buat k’Flora Marcella... &lt;span style="font-style:italic;"&gt;so happy for many times to share&lt;/span&gt;... dari zaman pertama kali kirim &lt;span style="font-style:italic;"&gt;message inbox fb&lt;/span&gt;, sampai sekarang... banyak terinspirasi dan tersemangati olehmu =)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Thanks&lt;/span&gt; buat Tansi... kata-katanya sering banget nembus dalem-dalem hati... masih disimpen di hati kok kata-katamu yang baik-baik dan membangun... =)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Thanks&lt;/span&gt; buat teman-teman kecilku di Pancaran Berkat...&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Thanks&lt;/span&gt; buat teman-teman remajaku di Kristen Yusuf...&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Thanks&lt;/span&gt; buat teman-teman gerejaku di GBI Jelambar Timur...&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Thanks&lt;/span&gt; buat teman-teman kampusku di Universitas Esa Unggul...&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Thanks&lt;/span&gt; buat saudara dan keluarga-keluargaku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Thanks&lt;/span&gt; buat GRACIERS, komunitas tempat kita saling berbagi, bertumbuh, dan belajar. Banyak orang, banyak karakter, banyak kebiasaan... =)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Thanks&lt;/span&gt; buat YukNulis, k’Lini, ci Femi, ci Imelda, ci Fonny, dan banyak nuliser di sana... terima kasih buat media menulisnya. Orang awam yang mau belajar nulis. Juga sangat-sangat berterima kasih atas banyak tulisan para nuliser yang membangun, menginspirasi, dan membuatku tahu kalau tiap orang punya ciri tulisan masing-masing dan terus mencoba menulis dengan caraku sendiri =) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Yang terpenting, terutama, dan segalanya... &lt;span style="font-style:italic;"&gt;super-big thanks to my Majesty, Lord Jesus&lt;/span&gt;... Yang sudah berikan aku jaminan keselamatan, yang selalu ada buatku, yang selalu berikan aku kasih karunia yang besar, namun juga yang seringkali kulupakan dan kukecewakan =( &lt;span style="font-style:italic;"&gt;I don’t know what must I say... I just want to say I love YOU so much with all I am, no matter what... I still love YOU... I’m nothing without YOU&lt;/span&gt;... Segala yang aku punya itu dari-Mu... Segala yang aku bisa lakukan itu karena-Mu... Aku tak bisa apa-apa tanpa kekuatan dari-Mu... Aku sangat-sangat terkagum, terpesona, dan bersyukur untuk setiap detil hidupku yang kutahu Kau turut campur tangan di dalamnya. Seringkali aku merasa &lt;span style="font-style:italic;"&gt;dipaksa &lt;/span&gt;(dikondisikan) dengan sangat buruk, tapi Kau memang sutradara terbaik di hidupku, karena ternyata pada akhirnya &lt;span style="font-style:italic;"&gt;all is well&lt;/span&gt;... Kau yang paling tahu persis who I am dan selalu bersedia menerima aku apa adanya... &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Thank you, Lord...so much!! You’re my everything... &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Now, I’m ready to start a new chapter... Chapters 21...&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;*owww... thank you, Lord!!!*&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2465082609308673864-7573827292584916482?l=vvlia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vvlia.blogspot.com/feeds/7573827292584916482/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/07/starting-chapters-21.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/7573827292584916482'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/7573827292584916482'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/07/starting-chapters-21.html' title='Starting Chapters 21'/><author><name>Vina Venylia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17104101850811917475</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/S6i8WM2x02I/AAAAAAAAAAM/npzmR6O3YMs/S220/poto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2465082609308673864.post-5933333913783444813</id><published>2010-07-05T19:18:00.004+07:00</published><updated>2011-11-09T22:29:58.851+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dari Sisi Aku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nulis Aja'/><title type='text'>Pelajaran dari Pertandingan Sepakbola – Proses atau Hasil?</title><content type='html'>Pertandingan sepakbola mulai memasuki babak semifinal!&lt;br /&gt;Dari 32 tim yang lolos sejak putaran pertama Piala Dunia Afsel, sudah tersisih 28 tim. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/TDHNtXO_P0I/AAAAAAAAAA4/tDlbuUVRZ3A/s1600/pict+WC.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/TDHNtXO_P0I/AAAAAAAAAA4/tDlbuUVRZ3A/s200/pict+WC.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5490395599956033346" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, yang menjadi topik yang akan kubahas: &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;apakah semua tim yang tersisih itu berarti kalah? Kalah dalam hasil atau prosesnya??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut pertandingan yang aku saksikan, tim yang kalah tidak selalu bermain buruk. Seringkali tim yang kalah itu sudah bermain baik, disiplin, dan menguasai bola. Namun, ternyata modal itu tidak cukup untuk memenangkan pertandingan. Harus pula disertai penyelesaian akhir yang baik dan faktor keberuntungan. Yah, aku percaya ada faktor keberuntungan untuk tim-tim yang berhasil masuk 8 besar ini, selain tentunya perjuangan dan usaha mereka juga harus baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, lihatlah bagaimana publik seringkali mengecam tim yang kalah, bahkan terkesan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;menghina&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;memojokkan&lt;/span&gt;. *seolah-olah merupakan komentator paling top, yang paling tahu bagaimana caranya agar sebuah tim bisa menang*. Tak usah jauh-jauh ke luar negeri, di salah satu jejaring sosial yang merupakan tempat mudah untuk berchit-chat ria, banyak sekali yang mengecam tim (dan juga wasit =p).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau balik ke aku sendiri sih, memang kalau ada pertandingan yang tidak kusaksikan, hal pertama yang aku tanyakan adalah “&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Berapa skornya? Siapa yang menang?&lt;/span&gt;”, bukannya tanya “&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Siapa yang mainnya bagus? Gimana pertandingannya?&lt;/span&gt;”. Aku (dan kurasa semua orang pada umumnya) akan lebih memfokuskan pertanyaannya pada &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;hasil&lt;/span&gt; – &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;siapa yang menang dan skor akhirnya&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, bukan pada &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;proses&lt;/span&gt; – &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;siapa yang bertanding lebih baik dan apa wasitnya curang atau memihak.&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa waktu berkutat dengan pikiran &lt;span style="font-style:italic;"&gt;hasil dan proses&lt;/span&gt; di Piala Dunia, kini aku kembali ke dunia nyata...&lt;br /&gt;Banyak yang beranggapan bahwa &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;proses lebih penting daripada hasil&lt;/span&gt;. Tak peduli betapa berhasilnya seseorang mencapai pencapaian, tak akan bisa bertahan lama bila ia tak kunjung menghargai proses. Atau, seseorang yang menghargai proses, cepat atau lambat akan melihat buahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benarkah begitu?&lt;br /&gt;Coba kutelaah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat sekolah, aku selalu berusaha belajar dengan baik dan memperoleh nilai yang baik pula. Dari TK hingga SMU, aku selalu berusaha memperoleh hasil yang memuaskan dan peringkat kelas yang terbaik. Jujur, aku selalu ingin hasil yang &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;TER&lt;/span&gt;-. Dan memang tidak sia-sia. Puji Tuhan, selama ini hasilku baik (bahkan sampai sekarang aku kuliah ^^v).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi terkadang aku merasa ini semua tak terlalu berguna. Tidak akan ada yang tanya “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bagaimana rapot kamu dari TK-SMU?&lt;/span&gt;”, “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Berapa banyak nilai merah di rapot kamu?&lt;/span&gt;”. Yang orang lain lihat, ijazah terakhir (terpakai saat seseorang mau ngajuin beasiswa atau mulai kerja). Yang orang lain lihat, pendidikan terakhir dan gelar yang disandang (kamu lulusan SMU/SMK/S1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan baru jadi muncul, buat apa seseorang &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;DO MY BEST FROM A to Z, if everyone just see Z&lt;/span&gt;?? &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Toh&lt;/span&gt; hasil A-Y tidak dipertimbangkan dan tidak dipedulikan orang lain. Hasil biasa-biasa pun cukuplah, yang penting lulus, yang penting hasilnya baik. Yang penting Z-nya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah loo... jadi bimbang begini, hehe... =)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Anyway&lt;/span&gt;, mungkin yang aku tulis di atas bisa benar bisa salah. Walaupun kebanyakan orang hanya melihat ujung-ujungnya saja, tanpa melihat prosesnya. Tapi percayalah, kalau proses itu penting, dan hasil pun juga penting. Karena seseorang tak akan tahu seberapa penting dan berharganya hasil yang baik, tanpa proses yang sulit namun berhasil dilewati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat dan cara pandang orang lain itu bukan bagian kita. Namun, bagian kita, kalau kita bisa mengubah paradigma untuk tetap menghargai setiap proses di hidup kita, percayalah hasilnya pun akan sesuai. Karena apa yang kita tabur, itu yang kita tuai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, selalu berusahalah menghargai setiap proses sampai menuju hasil yang terbaik. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;DO OUR BEST &lt;/span&gt;deh... Habis itu hasilnya mau seperti apa, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;we’ll see&lt;/span&gt;. Karena Tuhan pun pasti melihat, menghargai, dan memperhitungkan semua proses yang kita lalui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sumber gambar:&lt;br /&gt;http://alamsafari.files.wordpress.com/2009/11/free-download-official-vector-logo-world-cup-2010-south-africa-dan-bendera-bendera-negara-dunia-thumbnails.jpg&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2465082609308673864-5933333913783444813?l=vvlia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vvlia.blogspot.com/feeds/5933333913783444813/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/07/pelajaran-dari-pertandingan-sepakbola.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/5933333913783444813'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/5933333913783444813'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/07/pelajaran-dari-pertandingan-sepakbola.html' title='Pelajaran dari Pertandingan Sepakbola – Proses atau Hasil?'/><author><name>Vina Venylia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17104101850811917475</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/S6i8WM2x02I/AAAAAAAAAAM/npzmR6O3YMs/S220/poto.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/TDHNtXO_P0I/AAAAAAAAAA4/tDlbuUVRZ3A/s72-c/pict+WC.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2465082609308673864.post-2703926339740262917</id><published>2010-06-21T21:29:00.003+07:00</published><updated>2011-11-09T22:21:05.105+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dari Sisi Aku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nulis Aja'/><title type='text'>Bercermin dari Pertandingan Sepakbola</title><content type='html'>Lagi hangat-hangatnya nih perhelatan Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Ada yang &lt;span style="font-style:italic;"&gt;happy&lt;/span&gt; dan terhibur karena banyak tim yang tidak diunggulkan namun tampil mencengangkan, ada pula yang sedih karena kalah taruhan dan tim kesayangannya ga menang-menang, hehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertandingan yang masih hangat di otakku adalah pertandingan hari Senin (21 Juni) dini hari, partai Brasil vs Pantai Gading. Mengapa masih hangat? Alasan pertama, ini pertandingan dini hari pertama yang aku saksikan setelah 10 hari berlangsungnya Piala Dunia. Alasan kedua, yang tampil adalah Brasil, di mana salah satu pemainnya adalah favoritku, Kaka =)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun aku kebangunnya telat, sehingga baru nonton setelah Brasil unggul 2-0, tapi bersyukur juga bangun telat, daripada ga nonton sama sekali. Karena kalau dengar dari cerita orang, aku akan percaya kalau Brasil menang 3-1 dari Pantai Gading, tapi aku akan sulit percaya dan bertanya-tanya, gimana ceritanya Kaka bisa sampai dikeluarkan karena dapat kartu merah =(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/TB96Sp32M1I/AAAAAAAAAAw/-gu9B-lrTVY/s1600/kaka+dapet+kartu+merah.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 164px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/TB96Sp32M1I/AAAAAAAAAAw/-gu9B-lrTVY/s200/kaka+dapet+kartu+merah.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5485237332056879954" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Aku pribadi ga kenal sih sama Kaka *ya iyalah, dia di Brasil aku di Indo, gimana kenalannya, hehe*, tapi yang aku tahu dari media dan bahkan follow jejaring sosialnya Kaka *yang isinya banyakan bahasa dia, dan aku ga ngerti sama sekali*, kutarik kesimpulan bahwa Kaka adalah tipe pemain yang bisa bersinar di lapangan hijau. Selain tampangnya yang OK, kemampuan permainannya yang hebat, sering mencetak gol pula, dia adalah sosok yang berani menyatakan imannya. Pertama kali terkagum saat ia masuk majalah, ia bercerita tentang hubungannya dan kekasihnya *yang sekarang udah jadi istrinya* yang terus berjuang menjaga kekudusan sampai memasuki pernikahan. Di balik kaus Brasil-nya, ada kaus yang bertuliskan “&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;I belong to Jesus&lt;/span&gt;”. Lalu dalam jejaring sosialnya, ia pernah menulis status: &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Nothing to do? Pray! Something to do? Pray! Pray all the time!&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Today in Sao Paulo a very special day. Mach to Jesus 2010! People of God declaring that Jesus is the one and only Savior&lt;/span&gt; *tapi aku ga tau apa itu &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Mach to Jesus 2010&lt;/span&gt;...*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya, kalau aku ga nonton sendiri waktu Kaka dapat kartu merah (akumulasi dua kartu kuning), sulit banget percaya!&lt;br /&gt;Kalau boleh membela, semua juga tahu gimana &lt;span style="font-style:italic;"&gt;barbar&lt;/span&gt;-nya Pantai Gading. Dari sejak lawan Portugal *sampai Christiano Ronaldo pun dapat kartu kuning*, sampai kemarin lawan Brasil, aku mengkategorikan Pantai Gading sebagai tim yang menjurus kasar! Jadi wajarlah seorang pemain kepancing emosinya *&lt;span style="font-style:italic;"&gt;lah wong&lt;/span&gt; yang nonton aja, emosi!!*&lt;br /&gt;Dan lagi memang Kaka menyikut dada pemain Pantai Gading *entah sengaja atau tidak*, tapi anehnya, pemain Pantai Gading itu setelah disikut malah pegangin mukanya *seolah-olah mukanya yang disikut...memang sikutan dadanya ga sakit yaa? Perlu lebih keras kayaknya* dan jatuh pula *mau narik perhatian wasit yaa??*. Itu yang menurutku ga &lt;span style="font-style:italic;"&gt;fair&lt;/span&gt;. Okelah, Kaka salah. Tapi pemain Pantai Gading-nya juga penuh &lt;span style="font-style:italic;"&gt;acting&lt;/span&gt;!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai-sampai setelah pertandingan, aku &lt;span style="font-style:italic;"&gt;update status facebook&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Hidup sama kayak maen sepakbola. Terus berlari mencapai tujuan, lakuin usaha yang terbaik, namun ada kalanya juga rasa jenuh plus emosi datang, yang kalau ga dikontrol tetap berdampak buruk akhirnya... *sedih, Kaka dapet kartu merah di partai Brasil vs Pantai Gading.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke... Sekian dan terima kasih ulasan singkat tentang Kaka. Mungkin Kaka masih harus belajar untuk tidak terpengaruh suasana lapangan kali yaa...dan berespon lebih tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Now, about me!&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengingat-ingat lagi kejadian Kaka, aku jadi merenung lagi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertandingan sepakbola memang salah satu cermin yang baik untuk kita bisa melihat gambar diri kita sendiri.&lt;br /&gt;Aku langsung teringat pada kejadian hari Minggu pagi. Aku ujian akhir semester. Sebenarnya, aku sudah belajar malamnya sampai pukul 01.30. Tapi ga tahu gimana ceritanya, aku tetap tidak bisa maksimal dalam mengerjakan soal-soal ujianku itu. &lt;br /&gt;Okelah, aku terima. Aku memang tidak bisa di ujianku ini, mungkin karena aku kurang maksimal belajarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ada juga hal yang tidak bisa kuterima dan terus kuocehkan *makasih buat mama-papa, yang udah jadi tempat ocehanku =)*&lt;br /&gt;Teman-temanku yang juga tidak bisa ujian, bisa nyontek sana-sini supaya nilai ujiannya bagus!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan aku dan teman-temanku sama, maunya dapat nilai yang terbaik [bandingkan dengan para pemain sepakbola yang sama-sama memiliki tujuan mencetak gol sebanyak-banyaknya dan menjadi tim juara].&lt;br /&gt;Namun, aku pribadi berusaha sebaik mungkin yang aku mampu, tapi mereka berusaha dengan cara apapun untuk tujuan itu [bandingkan dengan pemain-pemain yang ga segan-segan bermain kasar atau melakukan tipuan-tipuan dengan pemain yang mengutamakan disiplin dan ketekunan mengejar bola].&lt;br /&gt;Ternyata ada kalanya juga aku emosi, mengumpat, dan menyalahkan pengawas ujian yang menganggap enteng tugasnya dan membiarkan begitu saja ketidakcurangan itu terjadi [bandingkan dengan pemain yang akhirnya kepancing emosi, akhirnya kasar dan mengumpat, juga dengan mudahnya menyalahkan wasit].&lt;br /&gt;Tapi kalau mau balik lagi, segala sesuatu ternyata adalah proses. Dan segala sesuatu bukan tentang benar dan salah *karena seringkali penilaian benar dan salah orang zaman sekarang itu berbeda-beda*, tapi bagaimana respon kita atas segala sesuatu yang terjadi di sekitar kita dan terhadap kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kesamaan-kesamaan peristiwa ini terus membuatku belajar untuk bisa berespon lebih baik dan lebih tepat lagi. Secara manusia, aku kecewa dan kesal. Tapi aku percaya Tuhan itu adil, baik, dan memperhitungkan hal-hal kecil sekalipun, yang kadang terlewatkan oleh manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sumber gambar: http://www.mediaindonesia.com/read/2010/06/21/150378/262/4/Kaka-dapat-Kartu-Merah-Brasil-ke-Babak-16-Besar&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2465082609308673864-2703926339740262917?l=vvlia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vvlia.blogspot.com/feeds/2703926339740262917/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/06/bercermin-dari-pertandingan-sepakbola.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/2703926339740262917'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/2703926339740262917'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/06/bercermin-dari-pertandingan-sepakbola.html' title='Bercermin dari Pertandingan Sepakbola'/><author><name>Vina Venylia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17104101850811917475</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/S6i8WM2x02I/AAAAAAAAAAM/npzmR6O3YMs/S220/poto.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/TB96Sp32M1I/AAAAAAAAAAw/-gu9B-lrTVY/s72-c/kaka+dapet+kartu+merah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2465082609308673864.post-2102114484894579641</id><published>2010-06-11T01:16:00.002+07:00</published><updated>2010-06-11T01:22:27.936+07:00</updated><title type='text'>Trending Topic - Dari Sisi AKU</title><content type='html'>Jarang banget aku bahas tentang &lt;span style="font-style:italic;"&gt;trending topic&lt;/span&gt;. Tapi kali ini entah mengapa aku ingin mengabadikan pendapatku dalam tulisan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Topiknya yaa lagi &lt;span style="font-style:italic;"&gt;hot&lt;/span&gt; akhir-akhir ini. Video AP dan wanita-wanitanya... *hayoo, ngacung tangan yaa yang udah nonton!!*&lt;br /&gt;Sayangnya tulisan ini tak akan membahas tentang isi video itu, benar atau tidak mereka pelakunya, orang di video itu hanya mirip atau memang asli, juga tidak akan membahas tentang pelaku-pelaku dan lain sebagainya...&lt;br /&gt;Tulisan ini hanya akan membahas topik tersebut dari SISI AKU. Pendapatku, opiniku, perasaanku seputar topik ini... Tidak kurang dan tidak lebih!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama kali dengar topik video AP-LM, aku cuek. Asli, cuek... Yah, secara selama ini sudah banyak seleb yang mengalami kasus serupa. Walau ada yang asli, cuma rekaan teknologi, atau sekadar menaikkan popularitas dan ajang promosi. Jadi aku menganggap hal ini sudah biasa bagi para seleb itu *anggapan yang mungkin seharusnya diubah, bukan karena satu atau beberapa seleb yang berkelakuan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;minus&lt;/span&gt; berarti semua seleb itu sama aja kan, toh aku yakin masih banyak juga seleb yang bisa bersinar dan patut diacungi jempol atas prestasi dan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;attitude&lt;/span&gt;-nya*.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nahh… barulah belakangan berita ini semakin heboh dan panas. Jadi topik asik yang diperbincangkan di semua kalangan masyarakat, mau anak sekolah-mahasiswa-karyawan-ibu rumah tangga. Bahkan banyak yang membumbu-bumbui cerita ini menjadi semakin menarik!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makin hari topik ini makin buat aku nyesek, plus sakit hati, plus geleng-geleng kepala. Bukan kasusnya. Bukan pelakunya. Tapi para khayalak ramai, yang posisinya sama dengan aku. Bisa memilih untuk menjadi penonton, pengamat, dan kemudian hakim!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak yang nonton video tersebut, hanya dengan alasan mau tahu… atau penasaran… atau pengen lihat aja…&lt;br /&gt;Salah ga yaa alasan kayak gitu??&lt;br /&gt;Hmm... secara pribadi, itu hak asasi tiap manusia. Mau lihat &lt;span style="font-style:italic;"&gt;kek&lt;/span&gt;, mau nonton &lt;span style="font-style:italic;"&gt;kek&lt;/span&gt;, mau liat sekian detik lalu ga jadi nonton pun, itu pilihan tiap orang.&lt;br /&gt;Tapi DARI SISI AKU, aku merasa bahwa kadangkala rasa mau tahu (sekadar pengen tahu dan pengen lihat, tanpa embel-embel) plus penasaran, harus dipertimbangkan lebih lanjut. Yang aku yakin tiap orang bertanggung jawab atas dirinya sendiri, dan terutama bertanggung jawab kepada Penciptanya sendiri. Bahkan rasa mau tahu dan penasaran pun, yang akhirnya kadangkala membuat seseorang jatuh, harus dipertanggungjawabkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pribadi... aku dapat video itu dari &lt;span style="font-style:italic;"&gt;broadcast message&lt;/span&gt; (BM) ponsel-ku. Tapi entah kenapa aku sangat-sangat tidak berani untuk melihat video itu...&lt;br /&gt;Waktu aku dapat video itu, aku save, ga langsung lihat. Dan yang pasti, ga ada yang tahu, kecuali si pengirim BM itu, aku, dan Tuhan...&lt;br /&gt;Jiwa mudaku, sangat penasaran. Sangat ingin tahu, cuma sekadar tahu. Tapi sampai kemudian video itu aku hapus, aku ga lihat!&lt;br /&gt;Jujur... aku takut!! *hmm... salah satu penyebab takut ini karena aku masih kecil dan belum merit bukan yaa, hehe... :D&lt;br /&gt;Aku ga takut ketahuan orang lain *secara orang lain pada umumnya pun, tak akan memusingkan aku lihat video itu apa ga... mau aku lihat atau ga pun, ga akan merugikan orang lain*.&lt;br /&gt;Tapi ada sesuatu di hatiku yang &lt;span style="font-style:italic;"&gt;mendorong&lt;/span&gt; aku untuk tak perlu melihat. Untuk apa juga? Toh itu tidak berguna dan tidak membangun diriku juga.&lt;br /&gt;Dan yang terutama, aku takut sama Tuhan! *iyaalah... waktu aku lihat, bukan aku sendiri yang lihat... tapi Tuhan yang di dalamku pun ikut lihat... &lt;span style="font-style:italic;"&gt;whats&lt;/span&gt;??? Gimana perasaan Tuhan yaa kalau aku ngajak Dia bareng-bareng lihat video itu?!! Takut sangat aku!!!&lt;br /&gt;Kan aku pernah mendeklarasikan bahwa ”&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;aku hidup, tetapi bukannya aku sendiri yang hidup, tetapi Kristus yang hidup di dalamku&lt;/span&gt;”... Berani ngajak Dia nonton video&lt;span style="font-style:italic;"&gt; blue&lt;/span&gt; kayak gitu??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin lama pun aku semakin melihat bahwa setiap orang itu berbeda. Prinsip tiap orang berbeda. Kebenaran yang dianut tiap orang berbeda. Bahkan kebiasaan tiap orang pun berbeda.&lt;br /&gt;Aku tak akan pernah bisa memaksakan kebenaranku pada orang-orang di jagad ini. Aku pun tak akan suka dipaksa mempercayai kebenaran orang lain yang berbeda dan tidak prinsipal dengan aku.&lt;br /&gt;Dalam kasus ini, aku merasa *sekali lagi aku bilang ini DARI SISI AKU... tanpa bermaksud menyinggung pihak mana pun... seperti yang sudah kubilang, kebenaran tiap orang berbeda* kalau aku menonton video itu, aku akan sama berdosanya dengan pelaku video itu. Para pelaku melakukan hubungan intim tanpa ikatan, bisa dikatakan dosa? Yaa! &lt;span style="font-style:italic;"&gt;And then&lt;/span&gt;, para penonton video itu menyaksikan dan melihat sesuatu yang tidak pantas, antara bisa menimbulkan rangsangan atau malah &lt;span style="font-style:italic;"&gt;eneg&lt;/span&gt; dan jijik sendiri sesudahnya. Tuhan pernah bilang kan, siapa yang melihat seorang perempuan dan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;menginginkannya&lt;/span&gt;, ia telah berdosa di dalam hatinya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Anyway&lt;/span&gt;, mungkin ada yang beranggapan aku fanatik. Hal seperti ini aja kok, dibahas panjang lebar gini sih, bawa-bawa hal rohani-hati-agama pula... Ini kan sesuatu yang &lt;span style="font-style:italic;"&gt;biasa&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Dan kuakui, aku memang fanatik *radikal, mungkin!* untuk sesuatu yang kupercayai! &lt;br /&gt;Sudah berlangsung cukup lama, aku mau memadukan hal-hal rohani dan sekuler *menurut manusia pada umumnya*. Lagipula, aku yakin, hal-hal rohani memang selalu berpadu dengan sekuler. Tubuh tanpa roh, apa artinya? - Dan roh itu senyata baju yang kita pakai...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku juga mau belajar untuk membuat diriku tidak terbiasa sama hal-hal yang biasa menurut orang lain *hmm...jadi mikir, aku yang terbalik atau memang dunia yang sudah diputarbalikkan yaa??&lt;br /&gt;Kasih tahu teman saat ujian dan nyontek mah biasa... Tapi aku berpendapat bahwa orang yang belajar saat mau ujian adalah biasa!&lt;br /&gt;Seseorang yang bisa berkomentar dengan spontan ”Bego banget tuh orang...” adalah biasa. Aku justru mau belajar untuk tidak terbiasa dengan kata-kata negatif seperti itu, walaupun kasusnya spontan!&lt;br /&gt;Gonta-ganti pacar mah biasa. Aku malah mau belajar untuk terbiasa dengan komitmen dan bertanggung jawab tentang memilih PH!&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sex before married&lt;/span&gt; udah banyak di kalangan anak muda sekarang... Aku malah menganggap bahwa sex setelah menikah akan lebih indah, karena segala sesuatu yang kecepatan dan kelambatan ga akan seindah sesuatu yang tepat pada waktunya!&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Lip-kiss&lt;/span&gt; sama pacar mah biasa banget jaman sekarang... Aku malah masing beranggapan kalau &lt;span style="font-style:italic;"&gt;my first kiss is my wedding kiss&lt;/span&gt; adalah sesuatu yang WOW!&lt;br /&gt;Nonton video AP-LM kan ga apa-apa, udah biasa, semua juga bisa nonton dengan mudah, lagian masa ga penasaran sih... Aku justru mau belajar untuk tidak membiasakan diri dengan hal-hal yang bertentangan dengan hati nuraniku, walau harus mengorbankan rasa penasaran!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahh... Ga nyangka juga jadi sepanjang ini... :D&lt;br /&gt;Hanya berbagi opini, pendapat pribadi, kepercayaan pribadi, dan tempat pelampiasan jiwa yang sesak melihat semua fenomena hidup...&lt;br /&gt;*Selipan Doa Pribadi di akhir tulisan panjang ini: ”Tuhan, semoga ini bukan hanya sebuah tulisan dan kata-kata kosong belaka... Ajar aku menjadi pelaku kebenaran dan bukan sekadar pemberita saja... Tapi aku ga akan mampu sendiri, namun aku percaya, Engkau yang akan memampukanku... Amin!” – asli, aku takut pula kalau aku akhirnya hanya NATO *&lt;span style="font-style:italic;"&gt;No Action Talk Only&lt;/span&gt;*&lt;br /&gt;Segala kemuliaan bagi Tuhan...&lt;br /&gt;God Bless ^-^&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2465082609308673864-2102114484894579641?l=vvlia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vvlia.blogspot.com/feeds/2102114484894579641/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/06/trending-topic-dari-sisi-aku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/2102114484894579641'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/2102114484894579641'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/06/trending-topic-dari-sisi-aku.html' title='Trending Topic - Dari Sisi AKU'/><author><name>Vina Venylia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17104101850811917475</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/S6i8WM2x02I/AAAAAAAAAAM/npzmR6O3YMs/S220/poto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2465082609308673864.post-831687336953285816</id><published>2010-06-08T22:27:00.003+07:00</published><updated>2011-11-09T22:17:37.077+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tentang-Mu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nulis Aja'/><title type='text'>Problem = Masalah</title><content type='html'>“&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Hidup itu rumit dan penuh masalah. Jangan mengambil bagian dalam masalah orang lain. Biarkan orang lain mengurus masalahnya masing-masing&lt;/span&gt;.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahagia banget kali yaaa kalau bisa praktek kalimat tersebut di dalam kehidupan sehari-hari. Sayangnya, aku tak bisa 100% cuekin masalah orang lain menjadi bagian mereka masing-masing. Terkadang masalah itu menimpa orang-orang di sekitarku, sehingga mau tak mau, akupun turut ambil bagian dalam masalah itu. Bersimpati dan mencoba berempati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau seseorang tahu berbuat baik, tapi tidak melakukannya, ia berdosa.”&lt;br /&gt;Kalau aku tahu ada orang di sekitarku yang mendapat masalah, tak mungkinlah aku sepenuhnya menutup mata. Apalagi kalau ternyata sumber masalahnya adalah ulah seseorang yang ternyata juga berada di sekitarku. Wahhh... Rumiiittt!!! Dosalah aku kalau nyuekin orang yang sedang bermasalah tersebut, padahal mungkin aku bisa berbuat baik, dengan mendengarkan ceritanya mungkin...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tahu hidup tak lepas dari masalah. Begitu pun dengan aku...&lt;br /&gt;Tapi puji Tuhan, aku terberkati dengan kasih karunia yang cukup untuk dapat menghadapi dan menyelesaikan masalahku dengan campur tangan-Nya. Walau tak kupungkiri, akupun masih jatuh bangun dalam banyak hal. Pribadiku, masalahku, pergumulanku, bangunan rohaniku, bahkan sifat-sifat burukku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi beberapa waktu belakangan ini, banyak sekali masalah yang datang silih berganti *kalau boleh dikatakan berturut-turut tuh masalah datangnya...*. Dan itu bukan sepenuhnya masalah tentang AKU... Masalah-masalah itu menyangkut orang-orang di sekitarku, yang dekat dengan kehidupanku sehari-hari dan melibatakanku pula... Huaaa.... T.T  *tetap aja sedih...*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Jujur... Sejujur-jujurnya...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Aku &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;tak mengerti sama sekali rencana-Nya&lt;/span&gt; dari ini semua...bahkan yang punya masalah pun tak mengerti rencana-Nya saat ini...&lt;br /&gt;Tapi aku percaya...&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;manusia boleh mereka-rekakan yang jahat, tapi Tuhanku yang Maha Besar itu mampu mendatangkan kebaikan atas segala sesuatu&lt;/span&gt;...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya, yaitu bagi setiap orang yang terpanggil sesuai dengan rencana-Nya. Amin!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;*Hanya bisa berharap penuh pada-Mu...atas segala rancangan kebaikan-Mu bagi hidupku, apapun yang terjadi saat ini... Walau jalanku tak mulus...jalannya tak mulus...tapi kami mau tetap percaya pada-Mu... Dalam sukacita, Kau ada... Bahkan dalam dukacita pun, Kau ada...&lt;br /&gt;Sekarang mungkin belum nampak titik terang itu...tapi di balik jalan gelap yang tak tahu kemana arah tujuan ini, Cahaya Kehidupan akan tetap terang bersinar di depan sana... Amin! *&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2465082609308673864-831687336953285816?l=vvlia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vvlia.blogspot.com/feeds/831687336953285816/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/06/problem-masalah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/831687336953285816'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/831687336953285816'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/06/problem-masalah.html' title='Problem = Masalah'/><author><name>Vina Venylia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17104101850811917475</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/S6i8WM2x02I/AAAAAAAAAAM/npzmR6O3YMs/S220/poto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2465082609308673864.post-3915464662520880933</id><published>2010-06-08T22:21:00.003+07:00</published><updated>2011-11-09T22:18:28.296+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tentang-Mu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nulis Aja'/><title type='text'>Mau Nulis Karena Pusing, Tapi Bingung... So, Ga Jelas Nulis Apaan...</title><content type='html'>Setiap orang yang menabur, pasti akan menuai...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ini bukan tentangku... atau tentangmu... &lt;br /&gt;Ini tentang SETIAP ORANG...&lt;br /&gt;Setiap orang yang menabur, pasti akan menuai...&lt;br /&gt;Karena Tuhan tak pernah tertidur...&lt;br /&gt;Karena Tuhan tak buta...&lt;br /&gt;Karena Tuhan itu adil dan Maha Besar...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin belum ada satu pun yang paham dengan yang sedang terjadi...&lt;br /&gt;Tapi lupakah aku kalau Tuhan pun tak pernah janjikan perjalanan hidup yang mulus, tanpa rintangan, tanpa gesekan, dan tanpa kejatuhan?&lt;br /&gt;Ia hanya berjanji kalau Ia akan menyertai setiap langkah orang yang percaya, setia, berserah, dan menaruh pengharapannya pada Tuhan&lt;br /&gt;Ia menjanjikan rancangan damai sejahtera dan hari depan yang penuh harapan, bukan pada awal hidup seseorang, namun untuk masa depan *hari depan*... Masa yang masih hitam dalam lembar hidup seseorang, belum terlihat sama sekali. Namun sudah dilihat, direncanakan, dan dirancangkan oleh-Nya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Marilah kepada-Ku semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan kepadamu”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Perkataan Tuhan yang sudah sangat familiar ini, merupakan undangan bagi setiap orang untuk datang kepada-Nya dan memperoleh kelegaan...&lt;br /&gt;Tapi lihatlah... SEMUA YANG LETIH LESU DAN BERBEBAN BERAT... &lt;span style="font-style:italic;"&gt;See&lt;/span&gt;?&lt;br /&gt;Tuhan sudah tahu kalau dalam perjalanan hidup ini, seseorang pasti akan merasakan letih lesu. Ini suatu hal yang wajar.&lt;br /&gt;Dan undangan ini diperuntukkan bagi setiap orang yang sedang mengalami masalah, pergumulan, dan lelah dengan hidup. Datanglah pada-Nya dan kelegaan-lah yang akan kita dapatkan dari-Nya.&lt;br /&gt;Hanya saja, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;pertanyaannya&lt;/span&gt;, maukah kita datang kepada-Nya saat masalah begitu terasa menghimpit, kita tak berdaya, dan sudah sangat capek di perjalanan hidup ini?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2465082609308673864-3915464662520880933?l=vvlia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vvlia.blogspot.com/feeds/3915464662520880933/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/06/mau-nulis-karena-pusing-tapi-bingung-so.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/3915464662520880933'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/3915464662520880933'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/06/mau-nulis-karena-pusing-tapi-bingung-so.html' title='Mau Nulis Karena Pusing, Tapi Bingung... So, Ga Jelas Nulis Apaan...'/><author><name>Vina Venylia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17104101850811917475</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/S6i8WM2x02I/AAAAAAAAAAM/npzmR6O3YMs/S220/poto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2465082609308673864.post-5385731695917944210</id><published>2010-06-04T20:59:00.002+07:00</published><updated>2011-11-09T22:30:37.135+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dari Sisi Aku'/><title type='text'>Saat Seseorang di Posisi Puncak</title><content type='html'>Perjalanan menuju puncak tidaklah mudah,&lt;br /&gt;Ada banyak langkah dan rintang yang menghadang jalan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, bila seseorang mencapai puncak dengan menghalalkan segala cara...&lt;br /&gt;Apa itu bisa dianggap ‘benar’?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa pun tahu, semakin tinggi pohon, semakin besar angin yang menerpanya...&lt;br /&gt;Bila akar pohon itu tak tertancap kuat, percumalah pohon itu menjulang tinggi, karena pastilah pohon itu akan tumbang!&lt;br /&gt;*Pun dengan manusia...*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata temanku, kalau posisi seseorang itu di bawah, ia takkan jatuh, hanya tergelincir atau terpeleset...&lt;br /&gt;Namun, saat posisi seseorang ada di atas, kalau daya tahannya terhadap &lt;span style="font-style:italic;"&gt;angin kencang yang berhembus&lt;/span&gt; tidaklah baik, ia tidak akan sanggup bertahan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan semakin tinggi seseorang, akan semakin sakit waktu ia terjatuh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi... kita lihat saja, siapa yang se-HARUS-nya menduduki posisi puncak itu dan dapat bertahan...!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Catatan Penulis:&lt;br /&gt;Melihat seseorang mencapai posisi tinggi di suatu organisasi karena ‘mendepak’ atasannya. &lt;br /&gt;Hanya catatan pengingat bahwa hidup di dunia hanyalah penugasan sementara yang kelak akan dipertanggungjawabkan di hadapan Sang Pencipta. Jadi berbijaklah dalam memilih kehidupan.&lt;br /&gt;Satu lagi yang kuingat... Saat kesalahan seseorang mulai terkuak, tak usah semakin menjatuhkan lagi. Tiap orang juga pernah berbuat salah kan... &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2465082609308673864-5385731695917944210?l=vvlia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vvlia.blogspot.com/feeds/5385731695917944210/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/06/saat-seseorang-di-posisi-puncak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/5385731695917944210'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/5385731695917944210'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/06/saat-seseorang-di-posisi-puncak.html' title='Saat Seseorang di Posisi Puncak'/><author><name>Vina Venylia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17104101850811917475</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/S6i8WM2x02I/AAAAAAAAAAM/npzmR6O3YMs/S220/poto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2465082609308673864.post-5684981912284522018</id><published>2010-06-01T21:35:00.004+07:00</published><updated>2011-11-09T21:24:27.306+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karya'/><title type='text'>Dear Diary</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Oleh: Vina Venylia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurebahkan tubuhku ke atas tempat tidur. Lelah dengan segala yang terjadi hari ini. Aku ingin semuanya cukup sampai di sini saja. Aku mencoba memejamkan mata untuk melupakan segalanya dan hanya bisa berharap besok segala sesuatunya dapat lebih baik lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sepertinya keadaan tidak mengijinkan. Walau sudah hampir satu jam aku memejamkan mata, tapi aku masih belum dapat terlelap juga. Pikiranku melayang-layang, tak tentu arah. Rasanya aku ingin mengeluarkan segala beban pikiran ini, agar aku dapat kembali tenang dan tertidur lelap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya aku memutuskan untuk bangun dari tempat tidur, kemudian mengambil buku diary di laci meja belajarku. Diary ini masih baru dan kosong, karena sejak buku diary aku yang lama habis, aku belum menulis lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan saat ini, aku pikir hanya buku ini yang dapat membantuku melepaskan segaa beban pikiran dan kepenatanku seharian ini. Tapi, aku bingung untuk memulainya.&lt;br /&gt;Setelah beberapa menit aku berpikir, aku pun mulai menulis. Kurasa hal pertama yang harus kutulis di buku diary itu adalah tentang bagaimana perasaanku sekarang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Dear diary,&lt;br /&gt;Aku lagi pusing banget neh! Rasanya perasaan aku lagi nggak enak banget deh sekarang. Sampe-sampe aku nggak bisa tidur. Hikz.. T.T&lt;br /&gt;Ya, aku tau sih alasan aku jadi begini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diary, sepupu aku sudah beberapa tahun belakangan ini mengeluh sakit perut. Tapi karena kami semua berpikir dia hanya sakit maag, maka kami tidak terlalu mempersoalkannya. Memang sih, dia masih sering mengeluh sakit. Tapi sepertinya tidak parah. Maka kami tetap menganggapnya hanya penyakit kecil saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah setahun berlalu, dia malah lebih ngerasa sakit yang luar biasa banget di bagian perutnya. Karena mulai panik, akhirnya kami pun membawanya ke rumah sakit. Ia pun diperiksa. Dan ternyata, dokter mengatakan bahwa ia sakit usus buntu dan harus segera dioperasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dipikir-pikir akhirnya kami semua setuju. Hari operasi pun tiba. Semuanya begitu cemas menantikan kabar dari dokter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar 1,5 jam operasi berlangsung. Kami pun langsung menghampiri dokter yang baru keluar dari ruang operasi dan menanyakan keadaan sepupuku. Dokter diam. Ia kelihatan ingin mengatakan sesuatu, tapi sepertinya berat sekali. Aku jadi berpikir, apa mungkin sesuatu yang buruk telah menimpanya?!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah didesak terus-menerus, akhirnya dokter mengatakan bahwa penyakit sepupuku ini bukan hanya usus buntu, tapi dokter juga menemukan ada benjolan besar di ususnya. Tapi ia masih tidak berani bertindak terlalu jauh, karena takut sesuatu yang lebih fatal akan terjadi. Maka, dokter pun menyarankan agar sepupuku segera di scan sehingga dapat diketahui, apakah penyakitnya itu tumor atau kanker. Tentu saja kami semua setuju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari berlalu, hasil scan pun keluar. Orang tua sepupuku dipanggil masuk ke ruang dokter. Yang lainnya hanya menunggu di luar. Kira-kira hampir setengah jam mereka di dalam.&lt;br /&gt;“Kanker usus ganas. Kata dokter, dioperasi pun akan sia-sia dan tidak akan menolong. Jadi, kita hanya bisa pasrah dan menunggu waktu. Paling lama 5 bulan lagi.” Itulah yang dikatakan orang tua sepupuku saat keluar dari ruang dokter. Kami semua pun hanya bisa terpaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tubuhku seperti terkena aliran listrik. Dadaku bergetar. Bibirku terkunci. Aku tidak sanggup mengatakan apapun. Yang kutahu, saat itu aku ingin pingsan rasanya. Dan aku tahu, mungkin bukan aku saja yang merasa begitu. Tapi keluarganya dan kami semua pun merasakan hal yang sama denganku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagipula, aku selalu benci dengan prediksi umur seseorang. Siapa sih dokter? Mereka pun tetap manusia biasa kan. Mengapa mereka bisa bilang umur sepupuku 5 bulan lagi. Kalau Tuhan berkehendak umur sepupuku sepanjang mungkin, aku percaya itupun tidak mustahil! Setiap manusia pasti akan mati, hanya cepat atau lambat saja yang membedakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dokter hanya bisa memprediksi, tapi cuma Tuhan yang tahu dan menentukan umur seseorang, jadi kita hanya bisa berdoa dan berserah aja sama Tuhan. Lagipula, bukankah semua orang juga pasti akan mati?! Hanya umurnya saja yang berbeda,” kataku kepada semua yang ada di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sendiri tidak tahu darimana aku bisa mengeluarkan kata-kata penghiburan seperti itu. Padahal saat itu, aku sendiri seakan ingin berteriak dan menangis sejadi-jadinya. Yang aku tahu sebenarnya aku tidaklah setegar itu kok!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami pun kembali ke kamar inap sepupuku. Kami semua bertekad dan berkesimpulan bahwa sepupuku ini tidak boleh mengetahui apa yang dokter katakan. Alangkah baiknya, bila ia dapat terus bersemangat untuk hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab tidak ada satu pun obat atau peralatan medis yang dapat menyembuhkan ataupun memperpanjang usianya. Semuanya hanya tergantung keinginannya untuk terus berjuang mempertahankan hidupnya, dan kehendak Tuhan tentunya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Enam bulan berlalu. Waktu yang melebihi prediksi dokter!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepupuku memang telah kembali ke rumah. Tapi keadaannya tak kunjung membaik. Badannya pun hanya tinggal ‘kulit yang melapisi tulang’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat aku menjenguknya, ia baru saja terbangun dari tidurnya. Ia bercerita padaku bahwa ia melihat cahaya putih yang sangat terang hendak menjemputnya. Ia melihat kebahagiaan di sana. Dan ia mengatakan bahwa ia ingin segera ke tempat itu.&lt;br /&gt;Hatiku hancur!! Aku sedih sekali. Ingin rasanya aku menangis. Tapi aku tidak bisa menangis di depan dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wah, kelihatannya indah sekali. Mengapa aku tidak bisa melihatnya ya? Aku juga ingin ke tempat itu!” ucapku asal, hanya sekedar memberitahukan dia bahwa aku mendengarkan ceritanya, dan ingin turut larut bersama perasaannya saat itu.&lt;br /&gt;“Kamu boleh kok ke tempat itu. Tapi aku duluan yang ke sana. Kamu jangan lupain aku yah. Kalau suatu saat nanti kamu ke sana, kamu harus panggil aku. Aku sih nggak akan lupa sama kamu... Kalau masalah kamu tidak bisa melihatnya sekarang, tentu saja. Tapi tenang aja deh, suatu saat nanti kamu juga tau tempatnya. Asal kamu jadi anak baik, supaya bisa nyusul aku,” dia mengatakannya dengan tersenyum tulus sekali. Senyum malaikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pun tersenyum kepadanya. Tapi aku pun ingin sekali menangis. Air mata terus kubendung agar tidak mengalir keluar. Aku terharu. Aku sedih. Tapi aku lega karena aku tau dia akan segera pergi ke tempat yang senang. Aku tau tempat itu! Dan tentu saja aku harap suatu saat aku juga akan ke sana bersama sepupuku yang paling baik ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jujur, kami semua prihatin, sedih, dan tidak tega melihatnya terus-menerus seperti ini. Kami memang lebih memilih berpasrah pada kehendak Tuhan. Tuhan tau waktu yang tepat untuk memanggil dia. Menghentikan semua penderitaan yang ia alami karena sakitnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, satu hari sebelum ulang tahunnya yang ke-18, ia meninggal. Kami sedih. Tapi kami juga lega. Mulai sekarang, ia tidak akan mengalami penderitaan dan kesakitan lagi. Ia pasti bahagia dan tersenyum senang di atas sana.&lt;br /&gt;Hari ini adalah hari dia dikebumikan. Tidak ada satu pun dari antara kami semua yang tidak menangisinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku jadi ingat kalimat yang pernah kudengar.&lt;br /&gt;“Saat kamu lahir, kamu menangis dan dunia bersukacita. Hiduplah sedemikian rupa, sehingga saat kamu meninggal, dunia menangis dan kamu bersukacita”&lt;br /&gt;Ohh. Sepupuku yang terkasih sudah membuktikannya!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diary, aku jadi nangis lagi deh. Tapi nggak apa-apa deh. Aku udah sangat lega kok. Thanx ya diary, udah jadi teman curhatku yang baik buat aku ngeluarin semua beban dan uneg-uneg aku.&lt;br /&gt;That’s all for today. C.U again next time!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pun menutup buku diaryku. Menyeka air mata yang tumpah. Dan mencoba kembali tidur. Aku tahu segalanya sudah lebih baik, dan akan terus lebih baik lagi. Tuhan pasti masih berikan aku banyak kesempatan. Lagipula, dunia masih berputar kok. So, life must go on!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2465082609308673864-5684981912284522018?l=vvlia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vvlia.blogspot.com/feeds/5684981912284522018/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/06/dear-diary.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/5684981912284522018'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/5684981912284522018'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/06/dear-diary.html' title='Dear Diary'/><author><name>Vina Venylia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17104101850811917475</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/S6i8WM2x02I/AAAAAAAAAAM/npzmR6O3YMs/S220/poto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2465082609308673864.post-2195729973326228263</id><published>2010-05-28T10:46:00.002+07:00</published><updated>2011-11-09T22:27:17.828+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dari Sisi Aku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Curhat'/><title type='text'>Tentang Sesuatu yang Mengusik Kenyamananku</title><content type='html'>Terimalah apa adanya…&lt;br /&gt;Saat aku pahit dan manis&lt;br /&gt;Saat aku cantik dan jelek&lt;br /&gt;Saat aku tersenyum dan marah&lt;br /&gt;Saat aku bawel dan diam&lt;br /&gt;Saat aku murah hati dan jutek&lt;br /&gt;Juga saat aku jatuh dan bangun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenali jiwaku, bukan topengku&lt;br /&gt;Kenali kedalaman hatiku, bukan luaran sikapku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang kau cari dariku?&lt;br /&gt;Apa yang kau tuntut dariku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku manusia biasa, tak sempurna&lt;br /&gt;Aku masih belajar untuk menjadi utuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayap kecil di hatiku muncul&lt;br /&gt;Saat ada yang mengerti aku apa adanya&lt;br /&gt;Atau hanya sekedar berusaha mengerti aku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taukah kamu,&lt;br /&gt;Kamu berarti bagiku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tembok hati ini sulit ditembus&lt;br /&gt;Entah dipegang siapa kuncinya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi percayalah,&lt;br /&gt;Hati ini selalu terbuka untuk kamu yang mau mengerti&lt;br /&gt;Kamu yang mau belajar mengerti aku apa adanya&lt;br /&gt;Kamu yang mau berbagi tentang keajaiban-Nya dalam hidupmu&lt;br /&gt;Kamu yang membuat topengku lepas semua&lt;br /&gt;Kamu yang dapat mengenali jiwaku&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2465082609308673864-2195729973326228263?l=vvlia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vvlia.blogspot.com/feeds/2195729973326228263/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/05/tentang-sesuatu-yang-mengusik.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/2195729973326228263'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/2195729973326228263'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/05/tentang-sesuatu-yang-mengusik.html' title='Tentang Sesuatu yang Mengusik Kenyamananku'/><author><name>Vina Venylia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17104101850811917475</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/S6i8WM2x02I/AAAAAAAAAAM/npzmR6O3YMs/S220/poto.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2465082609308673864.post-2384001454140528433</id><published>2010-05-28T10:44:00.001+07:00</published><updated>2011-11-09T22:31:48.173+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Curhat'/><title type='text'>Kejadian di Hotel yang Membuatku Miris</title><content type='html'>Selama ini, aku merasa hidup ini sangat adil!&lt;br /&gt;Seringkali aku mengalami dan melihat kenyataan itu dengan mata kepala sendiri,&lt;br /&gt;bahwa hidup ini adil dan Tuhan sangat baik!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun ada yang kaya dan miskin,&lt;br /&gt;cantik dan tidak cantik,&lt;br /&gt;tampan dan tidak tampan,&lt;br /&gt;sehat dan sakit,&lt;br /&gt;pintar dan kurang pintar,&lt;br /&gt;cacat dan tak kekurangan suatu apapun...&lt;br /&gt;Itu bukanlah bentuk ketidakadilan, melainkan bentuk keadilan-Nya&lt;br /&gt;Ia menciptakan setiap orang berbeda-beda,&lt;br /&gt;Untuk dapat saling melengkapi...&lt;br /&gt;Kelebihan yang satu menutupi kekurangan yang lain, dan sebaliknya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau semua orang kaya, siapa yang akan jadi karyawan dan perlu bantuan orang lain?&lt;br /&gt;Kalau semua diciptakan cacat, alangkah malangnya nasib ciptaan yang katanya paling mulia ini!&lt;br /&gt;Maka dengan segala kebijaksanaan dan hikmat-Nya, Ia menciptakan keanekaragaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu lalu, sebuah kesempatan membahagiakan datang. Ada acara kantor, yaitu makan siang di sebuah hotel berskala internasional...&lt;br /&gt;Namun, sayang...karena hari Sabtu aku ada jadwal kuliah, jadi aku urung ikut.&lt;br /&gt;Aku taat jadwal kuliahku dan mengorbankan kesempatan makan mewah gratis –yang belum tentu datang setahun sekali–&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Senin-nya, aku cuma mendengar ketidakpuasan teman-teman kantorku. Ternyata mereka datang ke hotel itu terlalu siang. Mereka pun makan dengan tergesa-gesa karena restoran di hotel itu mau tutup –akan ada pesta pernikahan menjelang sore di hotel itu, jadi mereka tutup lebih awal–.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang membuatku miris bukan tentang teman-teman kantorku, tapi tentang perlakuan hotel itu –dan kuyakin semua hotel berbintang lainnya– bahwa setiap makanan yang sudah dihidangkan, habis atau pun tidak habis, sudah disentuh maupun belum tersentuh sama sekali, tetap dimasukkan ke dalam kantong sampah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku setuju kalau makanan sisa dimasukkan ke dalam kantong sampah. Siapa juga yang kuat makan makanan sisa... Tapi ini kasusnya, makanan yang udah disediakan dan belum tersentuh sama sekali juga dibuang!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aduuuhhh... tiap pulang kampus miris banget lihat orang-orang, dari orangtua sampai anak-anak di jalanan dan lampu merah yang hidupnya susaaahhh bangeeettt, dan pastilah untuk makan pun mereka susah!&lt;br /&gt;Tapi sekarang di sebuah hotel skala internasional, makanan yang masih belum tersentuh, bersih, penuh, dan lezat dibuang begitu saja... Haizzz!! T-T&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sakit hati... Miris rasanya mendengar kejadian di hotel itu!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2465082609308673864-2384001454140528433?l=vvlia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vvlia.blogspot.com/feeds/2384001454140528433/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/05/kejadian-di-hotel-yang-membuatku-miris.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/2384001454140528433'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/2384001454140528433'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/05/kejadian-di-hotel-yang-membuatku-miris.html' title='Kejadian di Hotel yang Membuatku Miris'/><author><name>Vina Venylia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17104101850811917475</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/S6i8WM2x02I/AAAAAAAAAAM/npzmR6O3YMs/S220/poto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2465082609308673864.post-5125845563712503095</id><published>2010-05-03T21:00:00.002+07:00</published><updated>2011-11-09T22:22:04.653+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Curhat'/><title type='text'>Benarkah Tidak Ada yang Kebetulan?</title><content type='html'>Waktu itu aku pergi nonton sama ciciku. Di satu tempat yang baru dibuka dan masih sepi. Berhubung tempatnya baru, maka nonton di sana masih murah *harga promo*, dan nontonlah kami di sana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehabis nonton, aku sama ciciku didatangi sama SPG yang menawarkan barang gratis. Tadinya memang mau cuekin aja, tapi mendengar kata ‘barang gratis’, aku jadi penasaran. Aku hanya ikut SPG itu dengan insting negatif: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;masa iya sih hari ini masih ada yang gratis. Barang kayak apa sih yang mau dibagi gratis itu?&lt;/span&gt; Alhasil, ternyata aku dibagi gratis cairan pembersih, bisa untuk membersihkan kaca, barang elektronik, meja-kursi, barang-barang yang terbuat dari emas-logam-besi-kayu. Aku pun tak yakin cairan itu bisa berguna buatku. Tapi tak apalah kubawa pulang, toh siapa tahu mamaku mau coba pakai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuakui SPG itu memang pintar. Setelah ditawari barang gratis, aku diajak ke &lt;span style="font-style:italic;"&gt;counter&lt;/span&gt;-nya. Disanalah aku dikasih cairan pembersih gratis itu. Sambil duduk, aku disuruh catat nama, alamat, dan nomor telepon. Sambil diajak ngobrol, tanya aktifitas sehari-hari, tersebutlah mereka juga berpromosi barang elektronik. Nah, mereka menawarkan kami ambil promosi itu, siapa tahu dapat voucher discount dan bisa digunakan saat mereka pameran bulan berikutnya. Ya, kami ambillah voucher itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku disuruh pilih 1 dari 5 amplop yang tersedia. Di dalam amplop itu, tertera jumlah rupiah voucher discount kami. Dia menyebutkan dalam 5 amplop itu, voucher paling besar bernilai Rp 500.000,- dan ada 1 amplop yang menyatakan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;anda belum beruntung&lt;/span&gt;. Maka, kuambillah 1 amplop itu, aku masih ingat, aku pilih amplop ke-2 dari kanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SPG itu suruh aku buka sendiri amplopnya dan menyebutkan nominal discount yang aku dapat. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Deg-degan&lt;/span&gt;. Kayak buka kotak undian aja, hehe... Setelah dibuka, aku yang pertama kali lihat nominal itu dan sangat terkejut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena tak terlalu yakin campur kaget juga, aku bertanya lagi sama SPG itu, “Emang paling besar itu, nominal Rp 500.000,- ya?”&lt;br /&gt;SPG itu jawab, “Iyaa...” sambil menunjukkan bukti-bukti voucher yang udah diambil dan memang paling besar segitu. Sudah ada yang dapat nominal segitu sebelumnya.&lt;br /&gt;Lalu SPG itu jadi penasaran juga, “Ade dapat voucher yang berapa?”&lt;br /&gt;Aku yang tak percaya campur aneh, cuma menunjukkan voucher yang aku dapat ke SPG itu. Kali-kali aja aku yang memang salah lihat.&lt;br /&gt;Nominal voucher aku Rp 1.000.000,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SPG itu sampai terkejut banget! Tapi sekali lagi kupuji, dia pintar!&lt;br /&gt;Di balik voucher itu, ada bagian yang bisa digosok. SPG itu menjelaskan bahwa aku harus menggosok bagian itu dengan koin. Karena ternyata, voucher itu harus langsung digunakan saat itu juga. Membeli salah satu barang elektronik tersebut dengan harga promosi *bukan harga sebenarnya* dan mendapatkan potongan sebesar nominal voucher itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila setelah digosok yang muncul adalah gambar satu buah bola, maka aku mendapat satu bonus barang elektronik.&lt;br /&gt;Bila yang muncul adalah gambar dua buah bola, maka aku mendapat dua bonus barang elektronik.&lt;br /&gt;Dan bila yang muncul adalah gambar tiga buah bola, maka aku berhak mendapat tiga bonus barang elektronik.&lt;br /&gt;Kali ini, aku yakin semuanya tak gratis. Pasti aku disuruh beli satu barang. Tapi apa salahnya mencoba peruntunganku. Aku bisa dapat nominal discount Rp 1.000.000,- yang bahkan SPG-nya pun tak tahu. Siapa tahu setelah kugosok, akan ada kejutan berikutnya.&lt;br /&gt;Dan ternyata benar! Setelah kugosok, gambar yang muncul adalah EMPAT buah bola.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku cuma geleng-geleng kepala sambil tersenyum, plus tak percaya. Dan SPG itu lebih terkejut lagi. Dia sampai bilang, “Ade pakai jampi-jampi apa, sampai semuanya serba istimewa gini?” tanyanya. Sambil bercanda, tentu saja. &lt;br /&gt;Mana mungkinlah kujampi-jampi. Kudoakan saja tidak! *maksudnya, waktu milih voucher itu aku bahkan ga berdoa, apalagi pake mantera, jampi-jampi. Non-sense!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daripada terkejut tanpa kepastian, SPG itu menelepon ke atasannya.&lt;br /&gt;Dia ceritain semuanya! Dari aku dapat voucher Rp 1.000.000,- sampai EMPAT bola itu. Sepertinya, atasan SPG itu menanyakan kode-bar voucher itu. Setelah itu, SPG itu cuma senyum-senyum, lalu menutup teleponnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Selamat, De. Ternyata voucher ini adalah &lt;span style="font-style:italic;"&gt;grand-price&lt;/span&gt;. Nominal tertinggi memang Rp 1.000.000,- dan cuma ada 1, cuma ade yang dapet... Dan tahu ga, arti empat bola itu? Itu artinya, ade berhak membawa bonus 5 barang elektronik yang ada disini... Wahh, selamat yahh...” ucap SPG itu menyalami aku dan ciciku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sama ciciku cuma bingung. &lt;br /&gt;Kebingungan pertama, kok SPG itu sih yang hepi banget sih, padahal kami yang dapat grand-price biasa-biasa aja loh...&lt;br /&gt;Kebingungan kedua, terus kalau dapat 5 bonus, tetap mesti beli 1 barang promosi kan... Kalau beli yang pulang murah aja, dipotong discount Rp 1.000.000,- yang aku dapat, tetap aja mesti bayar sekian juta. Wahh...!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SPG itu terus melanjutkan kebahagiaannya. Aneh banget, asli aneh! Aku yang dapat 5 bonus barang elektronik, dia yang sangat antusias tiap kali menyebutkan barang yang kami dapatkan. Bonus AC dan kawan-kawan elektroniknya yang aku dapat itu, total harganya *ada di daftar harga promosi yang SPG itu pegang* Rp 9.000.000,-. Itu bisa kudapat gratis kalau aku membeli satu barang *boleh yang paling murah, seharga Rp 3.000.000,- dan ingat aku dapat voucher Rp 1.000.000,- jadi aku tinggal membayar Rp 2.000.000,- untuk 6 barang elektronik*.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahu apa yang aku dan ciciku katakan waktu SPG itu hendak menulis catatan dan meminta fotokopi KTP kami?&lt;br /&gt;“Thanx ya, Mbak. Tapi kayaknya gak deh...”&lt;br /&gt;SPG itu sampai kaget, “Hah? Kenapa? Sayang lohh... Kamu udah beruntung banget... 6 barang ini dengan bayar Rp 2.000.000,- aja, De. Padahal kalau kamu beli 6 barang ini, mesti keluarin Rp 12.000.000,-... Sayang bangeeettt...”&lt;br /&gt;“Gak deh, Mbak... Kami masih mau pake uangnya buat keperluan lain lagi...” kataku.&lt;br /&gt;“Yakin nih, De? Kalo ade gak mau, maaf banget, voucher-nya mesti disobek... Ga nyesel? Kita bisa bantu kok. Sekarang bayar DP aja, berapa ade bawa duitnya. Nanti dikirim barangnya, baru bayar sisanya lagi aja...”&lt;br /&gt;Aku sama ciciku cuma geleng-geleng kepala sambil tersenyum. Sedikit tak enak rasanya!&lt;br /&gt;“Jadi disobek aja nih?” SPG itu melanjutkan. Kecewa banget loh dia!&lt;br /&gt;Cici aku mengangguk. Dan disobeklah voucher itu...&lt;br /&gt;“Nanti bulan depan kami pameran di mall ***Pluit. Kalau bisa, ade datang aja. Siapa tahu, berminat beli...” SPG itu menawarkan.&lt;br /&gt;“Iya. Makasih...” jawabku sambil beranjak dari kursi.&lt;br /&gt;Aku sama ciciku akhirnya keluar dari &lt;span style="font-style:italic;"&gt;counter&lt;/span&gt; itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang jalan itu, aku sama ciciku cuma geleng-geleng kepala. Lucu. Aneh.&lt;br /&gt;Pertama, kami tidak menyangka kalau kami seberuntung itu. Bisa dapat &lt;span style="font-style:italic;"&gt;grand-price&lt;/span&gt;...&lt;br /&gt;Kedua, kami minat juga sih. Dapat 5 bonus barang elektronik + 1 barang yang harus kami beli dengan harga hanya Rp 2.000.000,-. Padahal harga aslinya, seperti yang kami lihat sendiri di daftar harga barang promosi itu Rp 12.000.000,- (Rp 9.000.000,- untuk bonus dan Rp 3.000.000 untuk barang yang harus kami beli). Tapi keadaan memang sedang tidak memungkinkan untuk saat itu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anyway, masih percaya dengan kalimat &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tidak ada yang kebetulan. Segala sesuatu terjadi karena ada alasannya&lt;/span&gt;? Ingin sekali percaya!!&lt;br /&gt;Tapi sampai sekarang, aku tak habis pikir. Apa alasan kejadian itu terjadi sama aku dan ciciku waktu itu?&lt;br /&gt;Pertamanya, aku coba-coba mengambil voucher itu *secara aku tak tahu kalau voucher itu mesti langsung digunakan! Kupikir kalau bisa disimpan, kan lumayan. Siapa tahu besok-besok aku bisa beli barang elektronik dia dengan voucher itu*.&lt;br /&gt;Setelah tahu bahwa aku beruntung dalam hal ini, lagi-lagi aku mencoba &lt;span style="font-style:italic;"&gt;berjudi&lt;/span&gt; tentang peruntunganku dengan menggosok bagian tersembunyi itu. Dan ternyata memang aku sangat beruntung...&lt;br /&gt;Tapi sayangnya, keberuntunganku tak sempurna...&lt;br /&gt;Bahagia karena keberuntungan itu berbanding terbalik dengan hasil nihil yang aku dapatkan saat aku pulang dari tempat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang kalau belum rejeki, gak bisa dipaksakan. Tapi Tuhan, aku boleh minta kan?&lt;br /&gt;Kalau waktunya pas, aku mau seberuntung itu lagi. Dan keberuntunganku sempurna... &lt;br /&gt;Gak jadi dapat yang kemarin, gak masalah. Karena aku akan dapat yang jauh lebih baik lagi. Berkali-kali lipatnya... =D&lt;br /&gt;Amin...!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2465082609308673864-5125845563712503095?l=vvlia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vvlia.blogspot.com/feeds/5125845563712503095/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/05/benarkah-tidak-ada-yang-kebetulan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/5125845563712503095'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/5125845563712503095'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/05/benarkah-tidak-ada-yang-kebetulan.html' title='Benarkah Tidak Ada yang Kebetulan?'/><author><name>Vina Venylia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17104101850811917475</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/S6i8WM2x02I/AAAAAAAAAAM/npzmR6O3YMs/S220/poto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2465082609308673864.post-3102939229452692358</id><published>2010-04-29T23:13:00.002+07:00</published><updated>2011-11-09T21:27:25.330+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tentang-Mu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karya'/><title type='text'>Pada-Mu Kembali</title><content type='html'>Saat semua habis lenyap&lt;br /&gt;Hanya tinggal Kau tetap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat semua pergi lepas&lt;br /&gt;Hanya pada-Mu kuberpaling&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kucari yang setia&lt;br /&gt;Hanya pada-Mu kutemukan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada-Mu jua kukembali pulang&lt;br /&gt;Tak ada tempat lain lagi&lt;br /&gt;Setenang saat kubersama-Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada-Mu kucurahkan semua&lt;br /&gt;Pada-Mu kutumpahkan semua&lt;br /&gt;Karena hanya Kau yang paling mengerti&lt;br /&gt;Karena hanya Kau yang paling peduli&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan terdalamnya,&lt;br /&gt;Yang tak terjangkau jiwa dan hatiku,&lt;br /&gt;Engkau pun mengetahuinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak perlu pakai topeng apa pun saat aku menghampiri-Mu&lt;br /&gt;Aku bisa jadi buaya, belut, ular, kucing, singa…&lt;br /&gt;Aku bisa jadi apa pun tanpa takut Kau menolakku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku harap Kau tak melihat bagaimana cara aku menghampiri-Mu&lt;br /&gt;Tapi lihat hatiku…&lt;br /&gt;Hatiku yang merindukan-Mu lagi&lt;br /&gt;Hatiku yang akhirnya sadar bahwa tak ada tempat lain lagi&lt;br /&gt;Selain Engkau…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku kembali, Tuhan…&lt;br /&gt;Hanya pada-Mu aku berpulang…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau ada badai bersamaku&lt;br /&gt;Tapi kutenang s’bab Engkau bersamaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teduh, saat aku bersama-Mu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2465082609308673864-3102939229452692358?l=vvlia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vvlia.blogspot.com/feeds/3102939229452692358/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/04/pada-mu-kembali.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/3102939229452692358'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/3102939229452692358'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/04/pada-mu-kembali.html' title='Pada-Mu Kembali'/><author><name>Vina Venylia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17104101850811917475</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/S6i8WM2x02I/AAAAAAAAAAM/npzmR6O3YMs/S220/poto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2465082609308673864.post-2576267935267625881</id><published>2010-04-28T19:29:00.001+07:00</published><updated>2011-11-09T21:29:24.459+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karya'/><title type='text'>Baru Kusadar</title><content type='html'>Aku tak pernah tahu rasanya&lt;br /&gt;Sampai ia sendiri yang meraihku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kunikmati setiap pesonanya&lt;br /&gt;Kugenggam setiap aktual yang terjadi&lt;br /&gt;Kubingkai dalam hati rasa itu&lt;br /&gt;Menyimpan asa yang semakin melambung tinggi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlambat aku sadar...&lt;br /&gt;Nyata memang tak seindah angan&lt;br /&gt;Kau tak memiliki rasa yang sama!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku terus memandang bintangmu&lt;br /&gt;Terlalu jauh untuk kurengkuh&lt;br /&gt;Tapi... bukankah bintang pun dapat jatuh?&lt;br /&gt;Asaku masih saja berkobar di kala itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian semakin kusadar pula...&lt;br /&gt;Rasa ini membawa dua nuansa yang berbeda bagiku:&lt;br /&gt;Bahagia dengan harap yang besar dan berakhir manis,&lt;br /&gt;oase-mu hadir di gurun tandus hatiku&lt;br /&gt;Pahit dengan kenyataan yang semakin membentang,&lt;br /&gt;bahwa harapku hanyalah fatamorgana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata aku pun masih sendiri di padang gurun ini&lt;br /&gt;Selalu dahaga akan air cintamu&lt;br /&gt;Menahan hasrat yang memberangus&lt;br /&gt;Malahan membuat aku mati rasa karena kepanasan dan gairah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisakah aku tak melihatmu saja?&lt;br /&gt;Profil mukamu, maksudku...&lt;br /&gt;Karena aku selalu melihatnya dalam pikiranku&lt;br /&gt;Dan ingin sekali membuatnya hengkang&lt;br /&gt;Mematikan dirimu dan rasa ini dari keseluruhan ragaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi baru kusadar...&lt;br /&gt;Aku malah tak berhak mempersalahkanmu &lt;br /&gt;Rasaku sendirilah yang memilihmu!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2465082609308673864-2576267935267625881?l=vvlia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vvlia.blogspot.com/feeds/2576267935267625881/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/04/baru-kusadar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/2576267935267625881'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/2576267935267625881'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/04/baru-kusadar.html' title='Baru Kusadar'/><author><name>Vina Venylia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17104101850811917475</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/S6i8WM2x02I/AAAAAAAAAAM/npzmR6O3YMs/S220/poto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2465082609308673864.post-5416517307973809132</id><published>2010-04-26T21:56:00.005+07:00</published><updated>2011-11-09T22:03:45.764+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karya'/><title type='text'>Kau Mimpiku</title><content type='html'>Datang mengetuk pintu&lt;br /&gt;Kusambut hangat&lt;br /&gt;Indah...&lt;br /&gt;Angan melayang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau pergi&lt;br /&gt;Tanpa pamit&lt;br /&gt;Tanpa ucap kata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin melupakan&lt;br /&gt;Tapi merindukan jua&lt;br /&gt;Merindukan begitu dalam...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin mengambilmu dari anganku&lt;br /&gt;Dan memelukmu erat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga tak lepas lagi&lt;br /&gt;Hingga tak terpisahkan...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2465082609308673864-5416517307973809132?l=vvlia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vvlia.blogspot.com/feeds/5416517307973809132/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/04/kau-mimpiku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/5416517307973809132'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/5416517307973809132'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/04/kau-mimpiku.html' title='Kau Mimpiku'/><author><name>Vina Venylia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17104101850811917475</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/S6i8WM2x02I/AAAAAAAAAAM/npzmR6O3YMs/S220/poto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2465082609308673864.post-3114250940228504932</id><published>2010-04-26T21:56:00.004+07:00</published><updated>2011-11-09T21:31:22.949+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karya'/><title type='text'>Dia Begitu Indah</title><content type='html'>Sebuah keindahan terpancar dari matanya&lt;br /&gt;Sorot mata yang meneduhkan setiap mata yang menatapnya...&lt;br /&gt;Belum pernah dijumpai sosok yang menyerupainya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hatinya yang selalu putih, tulus, dan lapang membuat banyak orang mengaguminya&lt;br /&gt;Perbuatan baiknya tak pernah lupa ia berikan pada tiap-tiap orang...&lt;br /&gt;Ah, andai saja semua orang seperti dia, betapa damai, tenteram, dan indahnya dunia ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ternyata kebaikan dan kehidupan yang terpancar dari hatinya, belum mampu memenangkan seseorang yang dicintainya...&lt;br /&gt;Banyak yang berharap-harap mendapatkan cinta darinya, tapi malah ada seorang yang menolaknya habis-habisan... Ironis!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi dia terus berjalan... terus menjalani kehidupannya&lt;br /&gt;Kehidupan yang tak mudah dan penuh rintangan...&lt;br /&gt;Sambil tetap menjaga hati untuk cintanya seorang,&lt;br /&gt;Juga tetap menebarkan cinta untuk tiap-tiap orang yang ditemuinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahhh... indah sekali dia!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2465082609308673864-3114250940228504932?l=vvlia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vvlia.blogspot.com/feeds/3114250940228504932/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/04/dia-begitu-indah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/3114250940228504932'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/3114250940228504932'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/04/dia-begitu-indah.html' title='Dia Begitu Indah'/><author><name>Vina Venylia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17104101850811917475</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/S6i8WM2x02I/AAAAAAAAAAM/npzmR6O3YMs/S220/poto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2465082609308673864.post-4968552921294827546</id><published>2010-04-23T23:19:00.003+07:00</published><updated>2011-11-09T22:16:00.203+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nulis Aja'/><title type='text'>Mencintai dan Dicintai</title><content type='html'>Kemari aku di-tag-in sebuah catatan di salah satu jejaring sosial. Ceritanya singkat tapi daleeeemmm banget!! Catatan ini di-tag sama teman SMU-ku, Aida Trisno...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Suatu hari, seseorang yang sedang putus cinta menangis di taman.&lt;br /&gt;Saat itu datang seorang ahli filsafat bertanya kepadanya, “Kenapa kamu menangis?”&lt;br /&gt;Orang itu menjawab, “Aku sangat sedih, kenapa dia meninggalkanku?”&lt;br /&gt;Lalu ahli filsafat itu tertawa sambil berkata, “Kamu bodoh sekali!”&lt;br /&gt;Lalu orang itu menjawab, “Kamu ini bagaimana? Aku sedang putus cinta sudah cukup menyedihkan. Tak apalah kalau kamu tak membujukku, tapi kamu masih juga menertawaiku!”&lt;br /&gt;“Bodoh, kamu tak perlu sedih, karena yang seharusnya sedih adalah dia,” kata si ahli filsafat.&lt;br /&gt;“Kenapa dia yang bersedih, ‘kan dia yang memutuskanku?” kata orang itu.&lt;br /&gt;Ahli filsafat itu menjawab, “&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Karena kamu hanya kehilangan orang yang TAK mencintaimu, tetapi dia kehilangan orang yang SANGAT mencintainya&lt;/span&gt;...”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama kali baca catatan itu, aku ngerasa tulisan itu dalem. Tepatnya kata-kata terakhir si filsafat itu. Benarkah yang dia bilang? Harusnya benar. Dan memang benar sih. Tentu orang itu sedih karena ia kehilangan orang yang ia cintai. Tapi alangkah lebih malangnya nasih orang yang dicintainya itu, karena justru ia kehilangan orang yang mencintainya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedetik kemudian, aku teringat sama seseorang. Bukan seseorang yang pernah membuatku patah hati. Tetapi justru orang yang patah hati karena aku!! Dan kamu tahu apa yang dibenakku saat itu? SADIS!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat orang yang hanya membacanya, cerita itu menarik dan dalem. Filosofi si filsafat itu bisa diterima dengan akal sehat. &lt;br /&gt;Buat orang yang pernah di posisi orang itu –diputuskan/patah hati/sakit hati karena seseorang yang dicintainya ternyata tidak mencintainya/malah meninggalkannya-, cerita ini merupakan hiburan. Bunga musim semi yang mulai mekar setelah musim gugur lewat. Toh ternyata ia bukan orang yang paling sedih, tapi justru orang yang membuatnya sedih adalah orang yang paling malang.&lt;br /&gt;Dan buat orang yang pernah di posisi pematah hati orang, cerita ini cukup mengusik hati. Jadi bertanya-tanya apa benar ia seharusnya jadi orang yang paling sedih karena kehilangan orang yang mencintainya? Mau sebut apa? Bodoh! Karena menyia-nyiakan cinta seseorang.&lt;br /&gt;Ahh, menurutku kata-kata filsafat itu, yang ternyata benar, adalah sebuah realita sadis!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menarik dari kisah ini adalah tentang mencintai dan dicintai. &lt;br /&gt;Bedanya apa ya? &lt;br /&gt;Tentu saja, mencintai adalah sebuah kata kerja aktif, sedangkan dicintai adalah kata kerja pasif. &lt;br /&gt;Mencintai adalah perasaan kita terhadap seseorang dan kita sebagi pemberi, sedangkan dicintai adalah perasaan seseorang terhadap kita dan kita sebagai penerima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih bahagia mana, mencintai atau dicintai?&lt;br /&gt;Menurutku, kalau mencintai itu punya sensasi sejuta rasa yang bisa dinikmati. Ada bahagia, deg-degan, kesal, harap-harap cemas, sukacita, derita, juga sakit hati. Sedangkan kalau dicintai, bahagia pasti. Ada yang memperhatikan, merasa diperlukan, dan ternyata ada juga yang cinta sama kita toh =)&lt;br /&gt;Malah pernah aku baca novel teenlit waktu SMP *tapi lupa judul novelnya apa dan pengarangnya siapa, cuma ingat kata-katanya aja*. Di situ dibilang bahwa kita memang akan merasa bahagia bila dicintai, tapi bila mencintai rasanya akan lebih indah bagai menapak di surga! *tapi memang sebegitu bahagianya ya??*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entahlah... apa sih yang aku tahu tentang cinta??&lt;br /&gt;Cukup rasain aja, mencintai maupun dicintai... dan ikutin kemana hati membawa... supaya biar pun mencintai tanpa dibalas, atau dicintai tanpa membalas, apapun rasanya nanti, tidak akan ada penyesalan berkepanjangan setelahnya!&lt;br /&gt;Lalu? Hanya sekadar ingin berbagi catatan =)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2465082609308673864-4968552921294827546?l=vvlia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vvlia.blogspot.com/feeds/4968552921294827546/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/04/mencintai-dan-dicintai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/4968552921294827546'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/4968552921294827546'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/04/mencintai-dan-dicintai.html' title='Mencintai dan Dicintai'/><author><name>Vina Venylia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17104101850811917475</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/S6i8WM2x02I/AAAAAAAAAAM/npzmR6O3YMs/S220/poto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2465082609308673864.post-550095270014513869</id><published>2010-04-21T21:31:00.002+07:00</published><updated>2011-11-09T22:07:34.427+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dari Sisi Aku'/><title type='text'>Perempuan Itu Istimewa Kok...</title><content type='html'>Setelah penciptaan dunia dan seluruh isinya, Pribadi membentuk satu makhluk lagi dengan cara yang ajaib. Manusia yang telah diciptakan-Nya dibuat tertidur dan diambillah tulang rusuknya. Jadilah seorang penolong baginya, seorang perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah awalnya.&lt;br /&gt;Dan hingga kini, kisah masih terus berlanjut…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak pernah mengerti mengapa menjadi perempuan menjadi sangat istimewa. Bahkan ada hari-hari khusus yang notabene dirayakan oleh para perempuan. Hari ini, Hari Kartini misalnya. Apakah ada hari peringatan pahlawan lainnya? *tunggu, mau diingat-ingat tapi perasaan tidak ada deh...* Bahkan yang lebih tidak adil *kadang-kadang tak adil, menurutku* adanya Hari Ibu tanpa ada Hari Ayah! *tapi katanya di luar Indonesia, ada peringatan Hari Ayah juga, benarkah?*&lt;br /&gt;Apa ini tidak terlihat bahwa seperti ada pembedaan antara laki-laki dan perempuan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi setelah direnungkan, memang perempuan itu istimewa kok...&lt;br /&gt;Tuhan menciptakan bumi ini beserta isinya dengan mulut-Nya *perkataan-Nya*. Kemudian membentuk manusia dari debu tanah menurut rupa-Nya. Dan yang lebih mencengangkan, perempuan itu penciptaannya diambil dari tulang rusuknya laki-laki. Wouw...!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya siklus hidupnya sama saja dengan laki-laki:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap bayi, termasuk bayi perempuan, saat baru dilahirkan pastilah sangat mungil, lucu, dan menyenangkan. Apalagi buat orangtuanya. Setiap bayi adalah anugerah, benarkan para orangtua? Mau bersusah-susah melahirkan dan harus bangun tiap malam untuk memberi susu pun dilakukan dengan senang hati, tanpa mengeluh apalagi perasaan menyesal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayi bertumbuh menjadi anak-anak. Masa dimana anak-anak banyak belajar. Belajar dari orangtuanya, sekolah, lingkungan, dan teman-temannya. Setiap yang dilihat dan didengarnya pasti diserap. Menjadi peniru dan pelaku yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak bertumbuh menjadi remaja. Masa puber, kata orang. Masa dimana seseorang mulai mencari jati dirinya, minatnya, dan terkadang sudah tidak mau diatur. Sudah merasa hampir dewasa dan dapat menentukan pilihannya sendiri. Bahkan mulai jatuh cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Remaja bertumbuh menjadi pemuda/i dan orang dewasa. Masa dimana seseorang sudah dapat menentukan pilihan dan tujuan hidupnya sendiri. Mulai berkarir dan semakin berkembang. Mulai tahu rasanya mengambil suatu pilihan dan bertanggung-jawab dengan segala resiko pilihan hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada yang berbeda antara siklus hidup yang dialami laki-laki dan perempuan. Hanya saja memang pada dasarnya, laki-laki dan perempuan berbeda. Sifat, karakter, kebiasaan, dan responnya pastilah berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah seorang perempuan muda semakin dewasa, memutuskan menikah. Babak baru pun dimulai. Bukan babak musim semi yang terus merekah. Tapi juga bersiap mengalami musim gugur. Aku percaya banget kalau hari pernikahan bukanlah tujuan akhir seorang wanita single, melainkan sebuah awal untuk memulai masa-masa baru, yang lebih rumit dan tak mudah, namun indah. Membayangkan menyatukan dua pribadi yang berbeda, dua kepala yang pemikirannya berbeda, pastilah sulit dan perlu rasa menghargai yang tinggi. Namun, menyatukan dua orang jadi satu pasti indah, ada seninya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa yang melengkapi keberadaan seorang wanita adalah saat ia mengandung dan melahirkan anak. Membawa-bawa perut yang ada isinya selama 9 bulan dengan tetap harus melakukan akitfitas *tentunya ga mungkin 9 bulan mau cuti dan diam aja kan...*, itu perjuangan banget. Belum lagi, pertaruhan nyawa saat melahirkan. Wauw... rasanya pasti luar biasa banget. Antara sakit, haru, dan bahagia!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ternyata memang menjadi seorang perempuan adalah suatu kebanggaan tersendiri. &lt;br /&gt;Perempuan yang katanya lemah, ternyata adalah seorang yang sangat kuat.&lt;br /&gt;Perempuan yang katanya cengeng *mudah terharu dan menangis*, ternyata menyimpan kelembutan dan ketegaran di hatinya.&lt;br /&gt;Perempuan yang hebat bukanlah perempuan yang baik di karir dan posisinya, namun perempuan yang dibutuhkan oleh teman dan keluarganya dan dapat menjadi penolong dan pelengkap pasangannya.&lt;br /&gt;Perempuan yang diciptakan secara istimewa oleh Tuhan, ternyata memang istimewa!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2465082609308673864-550095270014513869?l=vvlia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vvlia.blogspot.com/feeds/550095270014513869/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/04/perempuan-itu-istimewa-kok.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/550095270014513869'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/550095270014513869'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/04/perempuan-itu-istimewa-kok.html' title='Perempuan Itu Istimewa Kok...'/><author><name>Vina Venylia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17104101850811917475</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/S6i8WM2x02I/AAAAAAAAAAM/npzmR6O3YMs/S220/poto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2465082609308673864.post-9218779678209648902</id><published>2010-04-20T19:54:00.003+07:00</published><updated>2011-11-09T22:09:14.655+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nulis Aja'/><title type='text'>Semua Tentang Perempuan</title><content type='html'>Menjelang hari Kartini, aku mau mem-posting tulisan-tulisan tentang perempuan yang kudapat dari berbagai sumber. Mungkin sudah ada yang pernah baca atau melihat atau mendengar tulisan berikut. Dan tanpa bermaksud mendiskriminasikan kaum laki-laki, aku bermaksud mendedikasikan tulisan ini untuk para perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Pada hari penciptaan perempuan, Malaikat bertanya kepada Tuhan, “Apakah keistimewaan dari ciptaan-Mu ini?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Tuhan menjawab, “Ada banyak keistimewaan yang dimiliki oleh ciptaan-Ku ini :&lt;br /&gt;Di balik KELEMBUTANNYA, dia memiliki KEKUATAN yang begitu dahsyat;&lt;br /&gt;TUTUR KATANYA merupakan KEBENARAN;&lt;br /&gt;SENYUMANNYA adalah SEMANGAT bagi orang yang dicintainya;&lt;br /&gt;PELUKAN dan CIUMANNYA bisa memberi KEHANGATAN bagi anak-anaknya;&lt;br /&gt;Dia TERSENYUM bila melihat temannya tertawa;&lt;br /&gt;Dia TERHARU bila melihat anaknya jadi juara;&lt;br /&gt;Dia MENANGIS bila melihat kesengsaraan;&lt;br /&gt;Dia mampu TERSENYUM di balik KESEDIHANNYA;&lt;br /&gt;Dia sangat GEMBIRA melihat kelahiran dan begitu SEDIH melihat kematian;&lt;br /&gt;tetesan AIR MATANYA bisa membuat PERDAMAIAN..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Malaikat berkata, “Wow, sebegitu ISTIMEWAKAH SETIAP PEREMPUAN, Tuhan??”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan menjawab, “Ya, tapi mereka sering lupa satu hal...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Apa itu, Tuhan?” tanya Malaikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Mereka sering lupa bahwa......MEREKA BERHARGA!”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(sumber: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;notes facebook&lt;/span&gt; temanku, Aida Trisno)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan mempunyai banyak hal untuk membentuk identitasnya. Tubuh indah, penampilan menarik, karier bagus, prestasi, dan pasangannya. Takjubnya, itu semua bukan yg penting buat Tuhan. Tuhan mencintai kita sebagaimana kita ada dan menciptakan jiwa dalam tubuh kita untuk bisa mengenal dan berhubungan dengan-Nya. Inilah identitas terbaik tentang kita yang kita saya punya.&lt;br /&gt;(sumber: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;update status facebook&lt;/span&gt; Miranda Mega Tania)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua ada waktunya, ada masanya... Ketika seorang wanita belajar menikmati setiap masa yang “diijinkan Tuhan” mewarnai hidupnya, maka kecantikan batiniahnya takkan pudar karena dia percaya semua tetap di dalam kendali Tuhan. &lt;br /&gt;(sumber: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;update status facebook&lt;/span&gt; Febe Frisela)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi perempuan itu harus elegan dan berkelas, bukan dari penampilan, tapi dari tutur kata, sikap, dan respon. Because we are precious!&lt;br /&gt;(sumber: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;update status facebook&lt;/span&gt; Grace Melania)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;A woman is the most beautiful creation of God... You can feel her innocence in the form of a Daughter, her care in a Sister, her warmth in a Friend, her passion in a Lover, her dedication in a Wife, her divinity in a Mother, her blessing in a Grandma.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(sumber: sms Deean Puadjole *ga tahu sumbernya darimana*)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi berbahagia dan bersyukurlah kita diciptakan sebagai perempuan, serta hargailah dirimu sendiri, para perempuan, karena kita memang berharga! :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2465082609308673864-9218779678209648902?l=vvlia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vvlia.blogspot.com/feeds/9218779678209648902/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/04/semua-tentang-perempuan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/9218779678209648902'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/9218779678209648902'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/04/semua-tentang-perempuan.html' title='Semua Tentang Perempuan'/><author><name>Vina Venylia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17104101850811917475</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/S6i8WM2x02I/AAAAAAAAAAM/npzmR6O3YMs/S220/poto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2465082609308673864.post-6051512318142252194</id><published>2010-04-20T19:52:00.002+07:00</published><updated>2011-11-09T22:09:57.143+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nulis Aja'/><title type='text'>Untuk Wanita Pejuang Masa Kini</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bunda – by: Edward Chen&lt;br /&gt;Tiada yang terbaik selain dirimu&lt;br /&gt;Tiada yang dapat menggantikan engkau&lt;br /&gt;Kau bunda yang kusayang&lt;br /&gt;Wanita yang tak mudah’ tuk menyerah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali kukecewakanmu&lt;br /&gt;Namun kasihmu tulus adanya&lt;br /&gt;Kau yang t’lah merelakan&lt;br /&gt;Memberikan s’galanya bagi kami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reffrain:&lt;br /&gt;Entah bagaimana kudapat membalasnya&lt;br /&gt;Dan sekalipun hujan badai menerpa&lt;br /&gt;Hanya doamu bunda yang b’riku kekuatan&lt;br /&gt;‘Tuk kujalani hidup ini&lt;br /&gt;Kutahu kaulah bunda yang terbaik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hikz...hikz...aku terharu dengan lagu ini!&lt;br /&gt;Aku belum jadi bunda, tapi aku punya bunda yang luar biasa...&lt;br /&gt;Dan lagu ini kudedikasikan untuk para mama-ibu-bunda dimanapun berada,&lt;br /&gt;spesial untuk mamaku... :) &lt;br /&gt;*bukan hari ibu sihh, tapi peringatan hari Kartini membuatku teringat akan wanita-wanita pejuang masa kini. Yang bukan lain, adalah IBU di seluruh dunia...*&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2465082609308673864-6051512318142252194?l=vvlia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vvlia.blogspot.com/feeds/6051512318142252194/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/04/untuk-wanita-pejuang-masa-kini.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/6051512318142252194'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/6051512318142252194'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/04/untuk-wanita-pejuang-masa-kini.html' title='Untuk Wanita Pejuang Masa Kini'/><author><name>Vina Venylia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17104101850811917475</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/S6i8WM2x02I/AAAAAAAAAAM/npzmR6O3YMs/S220/poto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2465082609308673864.post-1158061365528243976</id><published>2010-04-13T21:36:00.002+07:00</published><updated>2011-11-09T22:12:43.125+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kutipan'/><title type='text'>Terima Kasih, Sahabat</title><content type='html'>Dulu, mataku tak beratap,&lt;br /&gt;Dinding beku yang tak tembus cahaya,&lt;br /&gt;Buram, tak bercerita...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sepiku mulai terbelah,&lt;br /&gt;Riangnya merintih pasrah,&lt;br /&gt;Dia mulai pergi,&lt;br /&gt;Hilang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari mimpiku yang tak beralaskan bantal,&lt;br /&gt;Buaianku mulai tersadar,&lt;br /&gt;Aku bangun dari lamunan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warna biru yang hitam,&lt;br /&gt;Juga hijau yang memutih,&lt;br /&gt;Semuanya sirna,&lt;br /&gt;Tapi aku tak tahu&lt;br /&gt;Apa benciku akan muncul kembali...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau begitu,&lt;br /&gt;Aku tersenyum dalam hati,&lt;br /&gt;Berkata lewat tulisan tak berhuruf&lt;br /&gt;Yang berteriak meriah dalam bahagia,&lt;br /&gt;Terima kasih, sahabat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Catatan Penulis:&lt;br /&gt;ini salah satu tulisan favoritku jaman SMA, dari sahabatku, Irwan Juanda :)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2465082609308673864-1158061365528243976?l=vvlia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vvlia.blogspot.com/feeds/1158061365528243976/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/04/terima-kasih-sahabat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/1158061365528243976'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/1158061365528243976'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/04/terima-kasih-sahabat.html' title='Terima Kasih, Sahabat'/><author><name>Vina Venylia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17104101850811917475</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/S6i8WM2x02I/AAAAAAAAAAM/npzmR6O3YMs/S220/poto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2465082609308673864.post-7768747336440130516</id><published>2010-04-13T21:35:00.001+07:00</published><updated>2011-11-09T22:31:08.522+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dari Sisi Aku'/><title type='text'>Masih Ada Hati untuk Mereka?</title><content type='html'>Aku sama sepertimu,&lt;br /&gt;Aku bukanlah malaikat sempurna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku juga pernah hidup di lumpur... bermain-main liar hingga kotor...&lt;br /&gt;Tapi aku sudah keluar dari sana dan tak pernah terbesit untuk kembali kotor!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sekarang aku ingin membantumu&lt;br /&gt;Maukah kamu keluar dari lumpur juga?&lt;br /&gt;Aku tak jamin kita bisa bertahan, bila kita tak saling menopang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bermain di lumpur itu menyenangkan...&lt;br /&gt;Pun di sana banyak teman-teman kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tugas kita bukan turut bersama bermain di lumpur&lt;br /&gt;Namun menarik mereka dari sana dan mendampingi mereka di daratan...bersih kembali...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa kamu masih ada hati untuk itu?&lt;br /&gt;Aku takut…&lt;br /&gt;Pesimis dan membatu hampir menghampiriku&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2465082609308673864-7768747336440130516?l=vvlia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vvlia.blogspot.com/feeds/7768747336440130516/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/04/masih-ada-hati-untuk-mereka.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/7768747336440130516'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/7768747336440130516'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/04/masih-ada-hati-untuk-mereka.html' title='Masih Ada Hati untuk Mereka?'/><author><name>Vina Venylia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17104101850811917475</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/S6i8WM2x02I/AAAAAAAAAAM/npzmR6O3YMs/S220/poto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2465082609308673864.post-8881177981315018290</id><published>2010-04-13T21:33:00.001+07:00</published><updated>2011-11-09T22:19:19.425+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tentang-Mu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karya'/><title type='text'>Kau yang Terbaik</title><content type='html'>Waktu yang telah lalu&lt;br /&gt;Memberikan banyak pelajaran&lt;br /&gt;Warna-warni hidup&lt;br /&gt;Membuat kita makin bijak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada yang lewat&lt;br /&gt;Tanpa Kau turut bekerja&lt;br /&gt;Tak satupun ada&lt;br /&gt;Tanpa Kau terus di sampingku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya Kau yang setia&lt;br /&gt;Hanya Kau yang terbaik&lt;br /&gt;Tak pernah kecewakan&lt;br /&gt;Selalu ada bagiku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RencanaMu terindah&lt;br /&gt;KasihMu yang terbesar&lt;br /&gt;Mengisi ruang hampa hatiku&lt;br /&gt;Selamanya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2465082609308673864-8881177981315018290?l=vvlia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vvlia.blogspot.com/feeds/8881177981315018290/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/04/kau-yang-terbaik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/8881177981315018290'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/8881177981315018290'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/04/kau-yang-terbaik.html' title='Kau yang Terbaik'/><author><name>Vina Venylia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17104101850811917475</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/S6i8WM2x02I/AAAAAAAAAAM/npzmR6O3YMs/S220/poto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2465082609308673864.post-8623873468710562134</id><published>2010-04-13T21:31:00.003+07:00</published><updated>2011-11-09T22:25:27.527+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dari Sisi Aku'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Curhat'/><title type='text'>It's For You...or Me..?!</title><content type='html'>Ingin berteriak&lt;br /&gt;Kalau boleh, menikamnya dengan kata-kataku&lt;br /&gt;Bila boleh pula, memuntahkannya keluar,&lt;br /&gt;karena aku tak dapat menelan dan mencernanya!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa lama lagi mau terkurung dalam ruang keegoan?&lt;br /&gt;Berapa lama lagi memakai topeng kemunafikan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai, yang di luar dan di dalam harus sama!&lt;br /&gt;Motivasi benar menyertai setiap tindakan,&lt;br /&gt;24 jam sehari…&lt;br /&gt;Bukan hanya saat musik dimainkan dan penyembahan dinaikkan…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2465082609308673864-8623873468710562134?l=vvlia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vvlia.blogspot.com/feeds/8623873468710562134/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/04/its-for-youor-me.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/8623873468710562134'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/8623873468710562134'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/04/its-for-youor-me.html' title='It&apos;s For You...or Me..?!'/><author><name>Vina Venylia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17104101850811917475</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/S6i8WM2x02I/AAAAAAAAAAM/npzmR6O3YMs/S220/poto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2465082609308673864.post-6306625242920603432</id><published>2010-04-13T21:29:00.002+07:00</published><updated>2010-04-26T21:54:44.617+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karya'/><title type='text'>Siapa di Cermin?</title><content type='html'>“Hai, siapa kamu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suara cermin itu membuyarkan kesadaranku&lt;br /&gt;Ia memelototi aku dan menghardik tajam&lt;br /&gt;Aku siapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlintas tanya…&lt;br /&gt;Siapa gerangan bayangan di cermin?&lt;br /&gt;Jelas, itu aku!&lt;br /&gt;Dan ia bertanya, aku siapa – siapa kamu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu dan aku…&lt;br /&gt;Satu…&lt;br /&gt;Yah, kita satu!&lt;br /&gt;Terpantul dari bayangan cermin itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bertanya siapa kamu&lt;br /&gt;Kamu bertanya siapa aku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh, ke mana perginya ‘aku’?&lt;br /&gt;Ia lama menghilang…&lt;br /&gt;Bahkan ‘kamu’ tak mengenaliku!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, biarkanlah…&lt;br /&gt;Aku tetap menjadi aku,&lt;br /&gt;Dengan atau tanpa kamu…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2465082609308673864-6306625242920603432?l=vvlia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vvlia.blogspot.com/feeds/6306625242920603432/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/04/siapa-di-cermin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/6306625242920603432'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/6306625242920603432'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/04/siapa-di-cermin.html' title='Siapa di Cermin?'/><author><name>Vina Venylia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17104101850811917475</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/S6i8WM2x02I/AAAAAAAAAAM/npzmR6O3YMs/S220/poto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2465082609308673864.post-3813319522959631584</id><published>2010-04-02T20:27:00.004+07:00</published><updated>2011-11-09T22:06:20.529+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karya'/><title type='text'>Gadis dan Kekasihnya</title><content type='html'>Gadis dikelilingi cinta. Keluberan cinta malah!&lt;br /&gt;Ia bahagia. Bersenang-senang. Menari-nari... bersama kekasihnya...&lt;br /&gt;Kekasihnya begitu mencintai Gadis. Pun sebaliknya...&lt;br /&gt;Hidup ini indah. Sempurna!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga suatu ketika, Gadis harus pergi berkelana. &lt;br /&gt;Kekasihnya yang memutuskan. Ia ingin Gadis melihat dunia luar, dunia selain dirinya. Ia ingin memastikan bahwa Gadis menyadari bahwa cinta dirinyalah yang terbaik daripada cinta di luar sana, sebelum memutuskan untuk menikah kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petualangan Gadis dimulai. Di masa-masa awal, ia begitu merindukan kekasihnya. Ia merasa kesepian, hampa, dan kurang. Ada bagian dari dirinya yang tertinggal bersama kekasihnya, hati dan cintanya. Gadis merasa tidak utuh. &lt;br /&gt;Di saat itulah Gadis yakin bahwa hidupnya memang diciptakan untuk berpasangan dengan kekasihnya, bukan yang lain. Cuma kekasihnya yang bisa menyempurnakan hidupnya yang tidak utuh ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi itu hanya berlangsung sebentar saja. Beberapa waktu berkelana, membawa ia berkenalan dengan teman-teman baru, pria dan wanita. &lt;br /&gt;Mereka adalah teman yang menyenangkan. Selalu ada saat Gadis sedang sendirian dan bermimpi buruk. Selalu bersama Gadis ke mana pun mereka berjalan. &lt;br /&gt;Gadis bahagia sekali. Bercerita. Berbagi. Tertawa, sedih, bahkan kadangkala kelaparan bersama. Ini dunia baru yang menyenangkan, pikir Gadis. Gawatnya, Gadis mulai lupa pada kekasihnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai suatu ketika, salah seorang teman pria Gadis menyatakan bahwa ia menyukai Gadis. Ini suatu hal yang baru baginya. Seorang pria menyatakan isi hatinya!&lt;br /&gt;Gadis bingung. Namun, ia juga deg-degan. Dan tidaklah mungkin ia membohongi dirinya sendiri. Ada suatu perasaan aneh di sini, di hatinya...&lt;br /&gt;Selain perasaan deg-degan di hadapan teman prianya ini, Gadis juga merasakan suatu sensasi rasa baru yang berbeda, yang belum pernah ia rasakan. Ia sulit mengungkapkannya. Entah apalah namanya!&lt;br /&gt;Lalu, ia harus bagaimana? Situasi ini tidak familiar baginya. Ia tidak tahu harus bagaimana: apakah harus dijawab atau dibiarkan saja? Kalau dijawab, ia harus jawab apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syukurlah teman pria Gadis tidak memaksa untuk mendapatkan jawaban. Namun, dari perhatian dan sikap yang diberikannya pada Gadis, siapa pun akan menebak bahwa Gadis dan temannya itu menjalin hubungan. &lt;br /&gt;Pun Gadis tidak merasa keberatan. Ia senang mendapatkan suatu perhatian yang spesial. Naluri wanitanya merasa ia dilindungi dan berharga karena dicintai. Ia bahagia...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di seberang sana, kekasihnya tetap menunggu Gadis kembali. Ia tetap yakin bahwa cintanyalah yang terbaik. &lt;br /&gt;Ia tidak takut Gadis merasa bahagia di sana bersama teman-temannya atau terpikat pada pria lain sehingga Gadis tidak mau kembali lagi. Ia tetap yakin kalau Gadis pastilah akan menyadari bahwa di dasar hatinya, Gadis mencintainya.&lt;br /&gt;Waktu-waktu cinta yang telah ia dan Gadis lalui tidaklah mungkin tidak membekas di hati Gadis. Walaupun mungkin Gadis melupakannya, itu hanya sementara, saat semuanya masih bahagia. Suatu saat, Gadis pasti menyadarinya, kekasih Gadis yang terbaik adalah dirinya. Itu keyakinan hatinya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;730 hari berlalu... Gadis mulai merasakan ketidakcocokan dengan teman-temannya. Rasa ego mulai berkuasa atas diri masing-masing. Tidak ada lagi kerjasama, senasib-sepenanggungan, dan solidaritas antar-mereka. Tiap-tiap orang mulai hidup untuk kepuasan dan kepentingannya sendiri. Gadis mulai mengerti perasaan sakit dikecewakan dan ditinggalkan temannya. Pun teman pria yang selama ini menemaninya, mulai banyak mengeluhkan kelemahan-kelemahan dirinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis merasa ini bukan dunianya lagi. Ini kejam, bahkan terlalu kejam. Kini, Gadis lebih banyak menyendiri di tempat rahasianya, di kamarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis cuma bisa bersedih di kesendiriannya. Ia sudah hampir lupa, bagaimana cara tertawa dan apa yang bisa membuatnya tertawa... Bahkan ia benar-benar tak ingat, kapan terakhir kali ia merasa benar-benar bahagia!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angin berhembus melewati jendela kamar Gadis. Angin yang membuat tangan dan tubuh Gadis kedinginan secara tiba-tiba, justru membawa rasa damai dan kehangatan yang dikenalnya. Hatinya bergejolak. Rasa rindu muncul secara tiba-tiba bersamaan dengan sosok seseorang terlintas di benaknya. Kekasihnya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis teringat pada kekasihnya! Seseorang yang pernah membuat dirinya merasa sangat bahagia. Seseorang yang melimpahinya dengan cinta yang tidak pernah luntur. Seseorang yang merelakannya untuk melihat keindahan di luar dan mengijinkannya untuk kembali kapan pun ia mau kembali. Seseorang yang dilupakannya dalam 730 hari ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kekasihku masih menungguku? pertanyaan yang muncul secara tiba-tiba di benaknya ini membuatnya khawatir. Gadis takut kalau kekasihnya telah lelah menunggu dan kemudian mencari cintanya yang lain. Tapi bukankah kekasihnya pula yang membuat Gadis jadi seorang diri di sini, sekarang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis teringat masa-masa itu. Waktu sebelum 730 hari yang baru dilaluinya ini. Hari-hari di mana ia selalu dapat tertawa, merasa tenang, dicintai, dan berlimpah kebahagiaan. Gadis ingat akan besarnya cinta dan pengorbanan kekasihnya. Gadis benar-benar merindukannya. Air menetes dari ujung matanya. Sebuah sensasi baru. Gadis tahu orang-orang menyebutnya menangis. Ya, Gadis menangis. Ia bukan menangisi kekasihnya. Ia justru menangis karena menyesal, mengapa telah begitu lama ia melupakan kekasihnya itu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, di seberang sana, kekasihnya menatap ke arah langit. Angin masih terus berhembus, menghantarkan rasa dingin pada tiap tubuh. Mungkin sebentar lagi, hujan akan turun. Entah mengapa, rasa rindu dan cintanya yang meluap-luap belakangan ini, hari ini mencapai puncaknya. Ia merasakan ada sentuhan lain di hatinya, selain rasa rindu dan cintanya itu. Gadis, aku masih menunggumu. Kalau kau mau pulang... Ia tersenyum dan hujan pun mulai turun.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2465082609308673864-3813319522959631584?l=vvlia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vvlia.blogspot.com/feeds/3813319522959631584/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/04/gadis-dan-kekasihnya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/3813319522959631584'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/3813319522959631584'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/04/gadis-dan-kekasihnya.html' title='Gadis dan Kekasihnya'/><author><name>Vina Venylia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17104101850811917475</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/S6i8WM2x02I/AAAAAAAAAAM/npzmR6O3YMs/S220/poto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2465082609308673864.post-1278260212667382945</id><published>2010-03-24T19:10:00.005+07:00</published><updated>2011-11-09T22:16:40.274+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dari Sisi Aku'/><title type='text'>Biarkan Ia Sendiri</title><content type='html'>Sudah sejak lama manusia membiarkan jiwanya tersudut. Terkurung di tempat paling dalam di pikirannya. Berpikir dan bertindak berdasarkan rasio dan sudut pandang manusiawinya. Tak membiarkan sedikit pun jiwa turut andil dalam setiap pertimbangannya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga saat itu... Saat di mana manusia merasa segala sesuatunya salah. Segala yang dia anggap benar menjadi sangat tidak benar. Sudut pandang yang menurutnya terbuka, ternyata hanyalah sudut pandang sempit yang sangat terbatas... Beberapa waktu belakangan ini si manusia merasa kalau dunianya diputarbalikkan. Atau mungkin dunia memang sudah terbalik? Entahlah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini dia berbisik kecil ke tempat terdalam di dirinya... ia mencari jiwanya... Yahh, hanya untuk berdiskusi, bertukar pikiran... bukan berdebat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarkanlah manusia meluangkan waktu sebentar saja bagi jiwanya... Agar kebenaran sejati bagi dirinya bisa terkuak, bukan cuma ceceran-ceceran kebenaran yang dipungutnya dari orang lain...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2465082609308673864-1278260212667382945?l=vvlia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vvlia.blogspot.com/feeds/1278260212667382945/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/03/biarkan-ia-sendiri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/1278260212667382945'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/1278260212667382945'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/03/biarkan-ia-sendiri.html' title='Biarkan Ia Sendiri'/><author><name>Vina Venylia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17104101850811917475</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/S6i8WM2x02I/AAAAAAAAAAM/npzmR6O3YMs/S220/poto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2465082609308673864.post-7055643033649656613</id><published>2010-03-23T20:25:00.012+07:00</published><updated>2010-04-26T21:52:56.414+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karya'/><title type='text'>New Spirit</title><content type='html'>Tes... tes... tes...&lt;br /&gt;Mencoba menapaki hari yang baru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siap... siap... siap...&lt;br /&gt;Menyambut situasi yang akan datang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Deg... deg... deg...&lt;br /&gt;Hati bergemuruh menantikan hari depan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hop... hop... hop...&lt;br /&gt;Tetap semangat walau pun banyak rintangan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2465082609308673864-7055643033649656613?l=vvlia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vvlia.blogspot.com/feeds/7055643033649656613/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/03/new-spirit.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/7055643033649656613'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/7055643033649656613'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/03/new-spirit.html' title='New Spirit'/><author><name>Vina Venylia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17104101850811917475</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/S6i8WM2x02I/AAAAAAAAAAM/npzmR6O3YMs/S220/poto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2465082609308673864.post-6965777206057470508</id><published>2010-03-23T20:17:00.010+07:00</published><updated>2011-11-09T22:22:38.177+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Curhat'/><title type='text'>Posting Pertama yang Tidak Penting – Profil Si Empunya Blog :)</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;VINA VENYLIA&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Sebut saja, Vina. Ia lahir di Jakarta, 8 Juli 1989. Menurut penuturan mama-papanya, nama yang kini disandangnya merupakan pemberian dari kakak laki-laki papa-nya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia termasuk tipe orang yang tidak pernah pusing tentang arti sebuah nama. Sampai akhirnya, ia cukup penasaran dan mencari arti namanya itu. Sayangnya, dari sekian buku nama-nama bayi yang ia lihat waktu hunting buku di toko buku terkenal, cuma ada 1 buku yang memuat arti nama Vina. Menurut buku itu, nama Vina berasal dari bahasa Indonesia, yang artinya dipanggil untuk menang. Senanglah ia. Bahwa nama yang disandangnya memiliki arti bagus dan merupakan doa pribadinya :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedari kecil, ia senang sekali melihat kakak perempuannya, yang selisih 2 tahun di atasnya, sudah bersekolah. Ia pun ingin bersekolah. Tapi baru terealisasi 2 tahun kemudian. Tepat pada saat usianya 4 tahun, ia baru masuk sekolah, TKK Pancaran Berkat. Dilanjutkan pada usia 6 tahun, SDK Pancaran Berkat. Dan masa-masa pubernya, dari SMP-SMU dihabiskan di sekolah Kristen Yusuf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia sangat mencintai Tuhan-nya, orangtuanya, keluarganya, dan sahabat-sahabatnya. Ia tipe orang yang setia. Tidak mudah berteman dekat dengannya, bukan karena pemilih, tapi karena ia memang suka kesulitan beradaptasi dengan lingkungan baru, di mana ia diharuskan bertatap dan berbicara langsung dengan orang-orang baru. Lain halnya dengan dunia maya, di mana tulisan dan perkenalan virtual lebih banyak berperan, ia mampu beradaptasi dengan lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia suka menulis. Menurutnya, tulisan merupakan jiwanya. Di mana, ia bisa berkreasi, berpendapat, dan berkata secara terperinci mengenai hidup dan setiap yang ia alami. Sejak SMP, ia menulis diary. Sejak SMU, ia masih suka menulis diary, puisi, dan sedikit cerpen. Di mana kebanyakan isinya hanya berupa karangan bebas, yang menceritakan dunianya sendiri: pandangan, prinsip, pengalaman sendiri, dan pengalaman orang lain pula. Beberapa blog juga sudah dibuatnya, tapi tidak ada yang eksis dan bertahan lama. Tentunya kali ini, ia berharap blog-nya kali ini bisa terus eksis. Blog tentang dunianya :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selepas SMU, ia bekerja di salah satu perusahaan ekspedisi di Jakarta Barat sebagai administrasi support selama 1 tahun. Kemudian, pindah kerja di salah satu perusahaan farmasi obat hewan sebagai staff accounting sambil melanjutkan studi S1-nya. Jadi, sekarang ia kerja sambil kuliah. S1-nya sedang ditempuh di Universitas Indonusa Esa Unggul, Fakultas Ekonomi – Akuntansi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan ia kuliah, selain untuk masa depan yang lebih menjanjikan dengan gelar sarjana *yang padahal ia sendiri tidak yakini kebenaran dari statement tersebut*, ia juga ingin membuat bangga kedua orangtuanya. Dan itulah tujuan utamanya mau dan sanggup bertahan untuk tetap melanjutkan kegiatan kerja sambil kuliahnya, yang ternyata sangat menguras pikiran, tenaga, waktu, prioritas, dan cukup memporak-porandakan hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hei, jangan berpikir kalau kegiatannya itu membuat ia menyesal karena telah memporak-porandakan hidupnya. Sebaliknya, ia sangat bahagia. Klise? Tidak sama sekali! Dia bahagia bisa berbuat sesuatu untuk orang lain, apalagi orangtuanya sendiri, bukan buat dirinya sendiri. Bodoh mungkin. Menjalani sesuatu yang sebenarnya tidak sepenuh hati diinginkannya, tapi dijalani dengan tindakan sepenuh hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan tidak ingin kuliah, malah ia sangat ingin kuliah. Tapi masih banyak pertimbangan-pertimbangan yang harus dipikirkan sebelum memilih jurusan kan. Dan itu ia kesampingkan dengan alasan bahwa jurusan  yang ia ambil sekarang sesuai dengan pekerjaannya dan pasti dibutuhkan oleh tiap perusahaan, berapa pun banyaknya jumlah lulusan jurusan tersebut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia pun bukannya tidak bisa pelajaran Akuntansi dan semacamnya. Ia justru sangat menyenangi pelajaran logika dan hitung-hitungan dibandingkan dengan pelajaran menghapal. Tapi jiwanya tidak sepenuhnya di sana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, setelah mengambil keputusan dengan setengah hati dan kemudian melanjutkan dengan tindakan sepenuh hati, ia yakin kalau ia tidak akan menyesal. Toh setelah menempuh pendidikan S1-nya ini, orangtuanya melihat ia di wisuda, bahkan cum laude kalau bisa, ia bisa melanjutkan hidupnya lagi. Mencoba mencari dan mengikuti kata hatinya sendiri, ke mana nurani menuntunnya. Semoga saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lupa pula, ia patut bersyukur sama Tuhan. Atas segala anugerah-Nya. Bahkan dalam segala hal yang ia lakukan pun, Tuhan selalu menyertai dan membuatnya berhasil. Membuat ia semakin bersemangat, didukung, dan disertai oleh Penciptanya. Kenyataan bahwa apapun keputusan yang ia ambil, yang terbaik selalu diberikan-Nya asalkan ia mau juga berusaha yang terbaik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2465082609308673864-6965777206057470508?l=vvlia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://vvlia.blogspot.com/feeds/6965777206057470508/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/03/posting-pertama-yang-tidak-penting.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/6965777206057470508'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2465082609308673864/posts/default/6965777206057470508'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://vvlia.blogspot.com/2010/03/posting-pertama-yang-tidak-penting.html' title='Posting Pertama yang Tidak Penting – Profil Si Empunya Blog :)'/><author><name>Vina Venylia</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17104101850811917475</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_iV9ffopWjzo/S6i8WM2x02I/AAAAAAAAAAM/npzmR6O3YMs/S220/poto.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
